Klimaks Kapal Bantuan Libya: Menuju Pelabuhan Mesir dan Batal ke Gaza

Kamis, 15/07/2010 08:18 WIB | Arsip | Cetak

Kapal bantuan Libya, yang awalnya bertekad mematahkan blokade Gaza lewat laut mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengubah arah perjalanan kapal ke pelabuhan Mesir El Arish.

Kami sudah mulai mengubah arah kapal bantuan kemanusiaan ini menuju ke pelabuhan El Arish," kata Yussuf Sawani, direktur eksekutif Gaddafi International Charity and Development Foundation, dalam sebuah konferensi pers di Tripoli.

Berita itu muncul untuk meredakan kekhawatiran terjadinya konfrontasi dengan angkatan laut Israel, yang telah dilaporkan mengancam akan menggunakan kekuatan militer mereka jika kapal itu tidak mau dibawa ke pelabuhan Asdod Israel atau menuju ke pelabuhan El-Arish Mesir.

"Kapal Libya membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza telah memasuki perairan Mesir dan menuju ke El-Arish," kata laporan itu.

Badan amal Libya yang menyewa Almathea, Yayasan Gaddafi, menegaskan bahwa bantuan kapal itu menuju ke Mesir.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmad Abul Ghait mengatakan telah menerima permintaan kapal Amalthea - yang merupakan kapal yang membawa bantuan kemanusiaan yayasan Gaddafi - ke pelabuhan El-Arish dan meminta untuk diberikan izin merapat.

"Begitu kapal tiba di El-Arish, pemerintah Mesir akan membongkar muatannya dan menyerahkan bantuan tersebut untuk Bulan Sabit Merah Mesir, yang akan mengirimkannya ke pihak Palestina," katanya.

Sebelumnya pada siang hari kemarin (14/7), Yayasan Gaddafi mengatakan empat kapal perang Israel telah berada di kedua sisi kapal barang tersebut, mencoba untuk mencegah kapal merapat ke pantai Gaza.

Yussef kSawan mengatakan kepada AFP bahwa Israel telah memberikan kapten kapal pilihan berbalik arah menuju pelabuhan Asdod atau ke El-Arish. "Jika tidak, mereka mengancam akan memaksa dengan kekuatan militer."

Sawan mengatakan bahwa karena khawatir atas keamanan semua orang yang ada di kapal, yayasan memutuskan agar kapal menuju ke El-Arish dan untuk membongkar muatan di sana."

Dia mengatakan misi ini telah "mencetak poin" bagi rakyat Palestina dan untuk rekonstruksi Gaza. (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang