Kongres AS Menyelamatkan Israel, Tolak Laporan Goldstone

Rabu, 04/11/2009 14:19 WIB Cetak |  Kirim

Kongres AS menyatakan menolak laporan Richard Goldstone yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang dalam agresinya ke Jalur Gaza bulan Januari lalu dan meminta Presiden AS Barack Obama untuk menolak laporan tersebut.

Keputusan itu diambil dalam resolusi yang dikeluarkan Kongres setelah melakukan voting untuk menentukan sikap AS menjelang rapat Dewan Umum PBB yang akan membahas resolusi terhadap laporan Goldstone tentang agresi brutal Israel ke Gaza yang rencananya bakal digelar Rabu (4/11).

Keputusan Kongres AS, meski tidak mengikat, dikhawatirkan akan mempengaruhi perdebatan di rapat Dewan Umum PBB. Karena Dewan Umum tidak memiliki kekuatan penuh dan sudah menjadi rahasia umum, sebagai anggota Dewan Keamanan, AS kerap menggunakan hak vetonya atas isu-isu yang terkait dengan kejahatan Israel. AS tidak ingin laporan Goldstone berlanjut dengan investigasi Internasional Criminal Court (ICC) terhadap Israel.

Anggota Kongres yang mewakili Partai Demokrat dari New Jersey, Steven Rothman menilai laporan Goldstone terhadap Israel, bias meski dalam laporannya Goldstone merekomendasikan penyelidikan dugaan kejahatan perang yang diduga juga dilakukan Hamas.

Pekan lalu, Goldstone sudah mengirimkan surat ke Kongres AS yang isinya menyatakan bahwa resolusi AS tentang laporan Goldstone "secara faktual tidak akurat dan contoh-contoh yang diambil sudah keluar dari konteks." Goldstone membeberkan sejumlah keberatannya dan menawarkan penjelasan tentang kesalahan-kesalahan dalam resolusi Kongres AS itu.

Dalam laporannya, Goldstone merekomendasikan Israel dan Hamas masing-masing melakukan investigasi atas dugaan kejahatan perang itu dalam jangka waktu enam bulan. Jika investigasi tidak dilakukan, maka laporan itu akan diteruskan ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC). Hamas setuju dengan rekomendasi Goldstone, tapi Israel menolak. (ln/aljz)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG