Kontroversi Kedatangan Yahya Ibrahim ke Inggris

Senin, 25/01/2010 17:27 WIB | Arsip | Cetak

Sumber-sumber dari pers Inggris mengungkapkan adanya situasi kontroversial yang terjadi di Inggris atas akan adanya kunjungan dari aktivis Islam, Yahya Ibrahim yang akan memberikah ceramah di beberapa universitas Inggris, meskipun Yahya Ibrahim telah dilarang untuk masuk ke AS.

Yahya Ibrahim yang oleh surat kabar "telegraph" dituduh telah menghasut konflik dengan barat, akan berbicara di universitas Wales dan pada bulan berikutnya di bulan Maret akan berbicara di universitas Birmingham.

Yahya Ibrahim sendiri adalah seorang warga negara Kanada telah dilarang memasuki Amerika Serikat pada tahun 2005, ketika waktu itu dirinya sedang berkunjung ke Texas untuk memberikan ceramah.

Dalam makalah ceramah yang ia sampaikan pada waktu itu, Yahya Ibrahim mengatakan bahwa orang-orang Yahudi digambarkan sebagai monyet dan babi serta tikus yang menggerogoti dunia, dan bangsa Yahudi berasal dari keturunan babi dan monyet.

Telegraph menambahkan bahwa Yahya Ibrahim adalah salah satu dari lima orang Da'i Islam yang akan ber"dakwah" di wilayah Inggris, Yahya Ibrahim dan para da'i yang lain telah diijinkan masuk ke Inggris dalam beberapa tahun terakhir, meskipun adanya larangan masuk terhadap mereka ke negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia.

Lima orang da'i yang akan berceramah di Inggris adalah Yahya Ibrahim, Abu Aminah Bilal Philip, Syaikah Abdul rahman As-Sudais (imam masjidil Haram), Tariq Suwaidan (penceramah pada program keagamaan di sejumlah saluran TV Arab), Qadhi Husain Ahmad (salah satu pimpinan organisasi Islam terkemuka Pakistan - Jamaat Islami)

Dan diakhir laporannya surat kabar Telegraph menyatakan bahwa pemerintah Inggris akan banyak menghadapi pertanyaan dari warganya terkait dengan diijinkannya para "islamis" memasuki Inggris selama empat tahun terakhir, meskipun beberapa negara telah melarang mereka masuk.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang