Krisis Gaza: Israel-AS Tandatangani Kesepakatan Sepihak

Sabtu, 17/01/2009 16:02 WIB | Arsip | Cetak

Israel dan AS makin memperlihatkan konsprasinya untuk menghancurkan Palestina. Alih-alih menyerukan gencatan senjata, AS dan Israel secara sepihak menandatangani kesepakatan untuk menghentikan penyelundupan senjata ke Gaza yang dituduhkan Israel.

Penandantanganan itu dilakukan oleh Menlu Israel Tzipi Livni dan Menlu AS Condoleezza Rice di sebuah acara yang terkesan tergesa-gesa di Washington, pada hari Sabtu atau hari Jumat waktu AS.

Rice mengatakan, kesepakatan itu memuat sejumlah langkah yang akan dilakukan AS dan Israel untuk mencegah masuknya senjata dan bahan-bahan peledak ke Jalur Gaza. Pada kesempatan itu, Rice kembali memberikan dukungan buta pada Israel dengan menyalahkan tembakan-tembakan roket yang dilakukan pejuang Palestina dari Jalur Gaza sebagai pemicu perang Israel ke Gaza.

AS dan Israel mengatakan, kesepakatan itu dilakukan untuk memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah lagi dijadikan tempat untuk peluncuran roket-roket ke wilayah Israel dan kedua sekutu itu mengklaim kesepakatan tersebut akan persyaratan penting dari gencatan senjata Hamas-Israel yang sekarang sedang dimediasi Mesir.

Menlu Israel mengatakan, kesepakatan ini nantinya akan melibatkan NATO dan negara-negara Timur Tengah sebagai upaya untuk menghentikan penyelundupan senjata ke wilayah Gaza. Pada kesempatan itu, Livni menuding Iran sebagai pemasok utama senjata ke Gaza dan menyatakan bahwa NATO dan negara-negara kawasan akan melakukan langkah efektif untuk menghentikannya.

AS dan Israel tidak mau menjelaskan secara detil apa isi kesepakatan kedua negara penjajah itu. Mereka buru-buru menandatangani kesepakatan, bersamaan dengan pertemuan negara-negara Arab di Doha dimana dalam pertemuan Doha, wakil Hamas Khalid Misyaal menegaskan tidak akan menerima kesepakatan gencatan senjata jika tidak ada jaminan Israel akan menarik secara penuh pasukannya dari Gaza.

Apa yang dilakukan AS dan Israel makin menunjukkan kolaborasi kedua sekutu itu dalam agresi brutal Israel ke Jalur Gaza untuk memberangus kekuatan-kekuatan di Palestina yang menentang kepentingan AS dan Israel. AS juga makin menunjukkan sikap munafiknya dan AS cuma basa basi menyerukan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Di sisi lain, Israel sudah menunjukkan ketidakmampuannya membungkam Hamas selain membunuh warga sipil tak berdosa dalam agresinya ke Jalur Gaza dan Israel lagi-lagi mencari perlindungan dari AS. Sebuah fakta yang begitu kasat mata bahwa kekuatan Zionis Israel dan AS adalah kekuatan yang membahayakan perdamaian dunia. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang