Lagi, Ikhwan dan Kontroversi Syiah

Senin, 25/05/2009 13:49 WIB | Arsip | Cetak

Kontroversi memang tak pernah habis dalam tubuh Ikhwan. Satu badai berakhir, badai lainnya datang. Hal paling terbaru dan sedang terjadi sepanjang beberapa pekan ini adalah masalah Syiah.

Beberapa pekan sebelumnya, Mursyid Aam Ikhwan, Mahdi Akif memberikan pandangannya tentang gerakan ini. Syiah bukan hanya tentang doktrin ataupun dunia Arab, tapi hal ini menyangkut penyebaran pengaruh Iran di semua negara Arab.

Ikhwan menyoroti kecenderungan revolusi yang terjadi dalam pemikiran pada rakyat Arab di Timur Tengah di bawah paham politik Syiah. Yang menarik, Ikhwan ternyata tidak sedikit pun mengomentari bahaya Iran dan nuklirnya, ataupun kemungkinan negara Syiah itu diserbu oleh Israel dan AS serta sekutu-sekutunya. Inilah inti dari permasalahannya.

Walau orang Arab penganut Syiah juga merupakan jelas warga Arab, kenyataannya ada beberapa hal yang menggarisbawahinya. Apa yang membedakan rakyat dengan sebuah negara adalah magnet afiliasi dan kepentingan mereka terhadap tanah airnya itu. Dalam kasus Hizbullah misalnya, beberapa kader Ikhwan menunjukan sikap keras dan lebih tak bersahabat.

Di Iran sendiri, ada beberapa pihak yang menjadi oposan rejim Mullah dan sistem Wilayah al-Faqih. Mereka ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Media massa dan kantor mereka di tutup secara sistematis. Bahkan orang yang terlibat dalam revolusi Iran pun sebagian tidak menyangka perkembangan seperti ini. Ikhwan telah dengan jelas membatasi bahwa sikap mereka ini antara Syiah dan Sunni.

Mahdi Akif, Mursyid Aam Ikhwan, sudah dengan tegas menyatakan Ikhwan sama sekali tidak pernah mengakui Syiah sebagai rekan perjuangan dalam menegakan Islam. "Sebagai sebuah negara Syiah dan kekuatan non-Arab, Iran tidak pernah berada dalam daftar kartu Ramadhan Ikhwan." ucapnya. Saat ini, gerakan Syiah menyebar pesat di negara-negara Arab. Menurut Akif, hanya Mesir, Iraq, Yordan, dan Arab Saudi yang menolak Syiah, selebihnya menyambut gerakan dan paham ini. (sa/awst)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang