Laporan PBB: Pasukan Somalia "Korup dan Tidak Efektif"
Pemerintah transisi Somalia sedang mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan yang lebih meluas ke kubu kelompok oposisi bersenjata di ibukota Mogadishu. Namun menurut laporan PBB, meskipun ada bantuan internasional di bidang pelatihan militer kepada aparat keamanan Somali, namun hal tersebut bisa dikatakan sia-sia karena menurut, PBB aparat keamanan Somalia tetap "tidak efektif dan cenderung korup".
Laporan yang disiapkan oleh kelompok pemantau PBB di Somalia yang disampaikan pada minggu ini di dewan keamanan PBB, meyakini bahwa jalan buntu militer Somalia saat ini, bukan karena disebabkan oleh kuatnya kekuatan kelompok oposisi bersenjata namun hal itu lebih mencerminkan pemerintahan transisi Somalia yang lemah.
Laporan yang dipublikasikan oleh kantor berita Prancis pada hari Ahad kemarin (14/3) menyatakan bahwa tentara dan pasukan polisi Somalia masih merupakan milisi independen yang tidak homogen yang setia kepada pejabat pemerintah atau militer dan mereka bergabung kedalam militer Somalia lebih dikarenakan faktor ekonomi, serta mereka juga menolak mengintegrasikan diri dalam satu perintah.
Pemerintah Somalia memiliki dukungan dari berbagai milisi aktif, dan yang secara resmi berada di bawah komando tentara atau polisi, diperkirakan sekitar akhir tahun 2009 berjumlah 5 sampai 10 ribu, menurut laporan PBB. (fq/iol)
Lainnya (Arsip)
- Aktivis Ikhwan Yordan Ditahan Karena Galang Dana untuk Gaza
Senin, 15/03/2010 14:05 WIB - Jalan Panjang Membangun Masjid di Brooklyn
Senin, 15/03/2010 13:34 WIB - Merasa Dipermalukan, AS Kecam Israel
Senin, 15/03/2010 13:34 WIB - "Pesan Kematian" Taliban di Kandahar untuk Pasukan Koalisi AS
Senin, 15/03/2010 10:02 WIB - Protes atas Ulah Israel, Mesir Batalkan Resmikan Sinagog Yahudi
Senin, 15/03/2010 08:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




