Laporan Pentagon: Pelecehan Seksual di Militer AS Meningkat

Sebuah laporan yang diterbitkan baru-baru ini oleh departemen pertahanan AS Pentagon, menyatakan bahwa semakin meningkatnya insiden pelecehan seksual di lingkungan militer AS, meningkat 11 persen sejak tahun lalu,
Menurut situs berita CNN versi Arab, laporan tahunan Pentagon mengungkapkan bahwa terdapat hampir 3.230 insiden kekerasan seksual di antara semua unit militer angkatan darat AS pada tahun 2009, meningkat sekitar 600 lebih insiden dari tahun sebelumnya 2008.
Para pejabat Pentagon cenderung menyatakan bahwa hasil laporan yang tersebar di media, menurut mereka sebenarnya lebih tinggi lagi, ada peningkatan sekitar 10 sampai 20 persen dari hasil laporan yang beredar.
Direktur urusan pencegahan dan penyalahgunaan seksual di departemen pertahanan AS, Wheatley mengatakan: "Penelitian yang ada menunjukkan bahwa banyak insiden pelecehan seksual di masyarakat sipil yang tidak dilaporkan, dan kami meyakini bahwa kasus seperti ini juga banyak di kalangan militer."
Laporan menyatakan bahwa Departemen Pertahanan telah melihat kasus pelecehan dari setiap seribu tentara yang bertugas aktif, sejumlah kasus terjadi di antara personil militer 2,6 persen per seribu tentara, angkatan laut 1,6 persen per seribu tentara, dan Angkatan Udara dan Marinir masing-masing 1.3 dan 1.4 persen pada tahun terakhir.
Meskipun telah adanya perubahan peraturan pada tahun 2005 untuk mendorong individu melaporkan pelanggaran seperti itu, Pentagon memperkirakan bahwa antara 10 persen sampai 20 persen kekerasan seksual terjadi di militer yang tidak melaporkannya secara resmi.
Tahun lalu, Pentagon menyelidiki insiden pelecehan seksual sebanyak 2763 kasus yang mengakibatkan 832 anggota militer mendapat hukuman, termasuk rujukan untuk adanya upaya penuntutan atau tindakan administratif hingga pemecatan.
Pentagon memperlihatkan adanya peningkatan pelecehan seksual, di kalangan tentara AS yang ditempatkan di Irak dan Afghanistan pada tahun 2008, meingkat 26 persen dari tahun sebelumnya, dan naik sebesar 8 persen, dari semua tentara Amerika yang sedang menjalani tugas.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Rakyat Palestina Siap Kobarkan Intifada
Rabu, 17/03/2010 13:31 WIB - Untuk Yakinkan Holocaust, Rabbi Senior Yahudi Ingin Bertemu Ahmadinejad
Rabu, 17/03/2010 13:03 WIB - Pria Ngaku "Tuhan" di Facebook Menuai Kecaman Ratusan Ribu Umat Islam
Rabu, 17/03/2010 09:24 WIB - Perang Afghan Telah Hilang Arah
Rabu, 17/03/2010 09:07 WIB - Benarkah Iran Membantu Taliban?
Rabu, 17/03/2010 09:05 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




