Prancis, Larangan Jilbab Tidak Akan Menghentikan Para Muslimah!
Tampaknya larangan mengenakan jilbab dan burqa di Prancis sama sekali tidak akan menghentikan para Muslimah di negeri itu untuk mengenakan pakaian yang telah digariskan oleh keyakinannya itu. Itulah yang disampaikan oleh cendekiawan Muslim Tariq Ramadan. Tariq Ramadan adalah cucu dari Imam Syahid Hasan Al-Bana yang tinggal di Swiss.
“Prancis menanggapi masalah burqa ini sama dengan membatasi kebebasan, dan saya pikir itu sama sekali tidak akan pernah berhasil,” kata Ramadhan dalam salah satu kunjungannya ke Amerika Serikat. Sebelumnya Ramadan dilarang memasuki negara itu oleh administrasi George W. Bush.
"Kami harus sangat hati-hati untuk tidak menerjemahkan setiap masalah yang sensitif dalam masalah hukum," kata profesor studi Islam di Universitas Oxford itu.
"Jangan pergi ke arah itu, berbicara lebih banyak mengenai pendidikan, psikologi, mengubah mentalitas. Memang semua itu butuh waktu," katanya.
Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy telah menyatakan bahwa burka tidak diterima di Prancis, menyebutnya sebagai sebuah penghinaan terhadap nilai-nilai Prancis.
Dewan Nasional Prancis akan mulai perbincangan di awal Juli nanti untuk mengumpulkan dukungan dan cara dalam melarang perempuan Muslim mengenakan cadar secara penuh, begitu yang dikatakan oleh Perdana Menteri Prancis, Francois Fillon kepada parlemen Selasa kemarin.
Sebuah rancangan undang-undang yang melarang pemakaian jilbab dan burqa ini harus disetujui oleh kabinet pada tanggal 19 Mei. (sa/aby)
Lainnya (Arsip)
- Segitiga Netanyahu, Mubarak, Dan Abbas; Mau Berunding Apalagi?
Kamis, 29/04/2010 06:13 WIB - Jack Straw Minta Maaf Atas Komentarnya Tentang Cadar
Rabu, 28/04/2010 16:08 WIB - Netanyahu Tak Menggubris Obama
Rabu, 28/04/2010 14:42 WIB - Video Seruan Jihad Omar Farouk Dipublikasikan
Rabu, 28/04/2010 14:07 WIB - Jum'at Nanti, 6 Ribu Umat Yahudi Akan Serbu Tunisia
Rabu, 28/04/2010 13:50 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




