Larangan Masuk ke UEA Jadi Pukulan Telak Bagi Pengusaha Israel
Larangan masuk ke wilayah Uni Emirat Arab bagi para pengusaha Israel telah menjadi pukulan telak bagi ekonomi dan bisnis mereka. Ternyata para pengusaha Israel selama beberapa tahun terakhir sangat tergantung pada transaksi bisnis dengan pengusaha dari UEA. Mereka mengatakan bahwa mereka akan melakukan upaya untuk mencoba mengubah keputusan ini.
Sebelumnya UEA telah memutuskan untuk memberlakukan larangan masuk bagi warga Israel ke wilayah mereka, apapun kewarganegaraannya.
Letnan Jendral Dahi Khalfan Tamim kepala kepolisian Dubai dalam sebuah konferensi keamanan yang di adakan di Abu Dhabi UEA mengatakan: "Keputusan untuk melarang orang-orang Yahudi masuk ke UEA juga berlaku bagi yahudi yang memiliki kewarganegaraan lain yang bukan Israel."
Langkah ini diambil dalam upaya UEA mengontrol masuknya orang-orang yang akan melakukan tindakan kejahatan di UEA, setelah adanya insiden pembunuhan terhadap salah seorang petinggi Hamas Mahmud Mabhuh di Dubai oleh agen-agen Mossad yang dalam aksinya menggunakan paspor Eropa.
Di sisi lain, terungkap bahwa pengusaha Israel sering mengunjungi Dubai selama bertahun-tahun, dan beberapa dari merka memegang paspor asing, sementara warga Israel yang lain memasuki Dubai dengan paspor Israel mereka dan mereka menjalin hubungan dekat dengan para pengusaha dari UEA.
Patut dicatat bahwa perdagangan antara Israel dan UEA berkembang dengan cara-cara langsung maupun tidak langsung, dengan perkiraan nilai perdagangan langsung sekitar puluhan juta dolar per tahun, sedangkan untuk perkiraan perdagangan tidak langsung, berkisar sekitar ratusan juta dolar. (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Terungkap, Ternyata Kementrian Luar Negeri Inggris Menentang Invasi Irak
Rabu, 03/03/2010 13:15 WIB - Antisipasi Mossad, Mesir Terapkan Keamanan Ketat di Lokasi Wisata
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB - "Pekan Apartheid Israel" Digelar, Israel Uring-Uringan
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB - Para Mullah di Afghanistan Diminta Kampanyekan Hak-Hak Perempuan
Rabu, 03/03/2010 12:50 WIB - Israel Seret Anak Palestina ke Pengadilan Militer
Rabu, 03/03/2010 11:35 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




