Lebih 20.000 Muslim Bosnia Berdoa untuk Korban Pembantaian Srebrenica

Minggu, 12/07/2009 06:44 WIB Cetak |  Kirim

Lebih dari 20.000 umat Islam Bosnia berkumpul untuk berdoa serta menguburkan kembali 543 korban yang dapat teridentifikasi dari pembantaian massal terbesar di Eropa setelah perang dunia kedua berakhir, pada peringatan peristiwa pembantaian di Srebrenica.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagian masyarakat Turki juga ikut bergabung dalam peringatan ke 14 tahun peristiwa pembantaian Srebrenica - untuk turut merasakan kepedihan dan kesedihan terhadap korban perang Bosnia.

Selama perang Bosnia pada tahun 1992-1995, PBB menyatakan bahwa wilayah Srebrenica merupakan wilayah yang dilindungi PBB dan ama bagi warga sipil. Banyak warga Bosnia yang menjadikan Srebrenica sebagai tempat mereka berlindung.

Namun pada bulan Juli 1995, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Ratco Mladic menyerbu kantong perlindungan bagi warga Muslim Bosnia tersebut. Pasukan PBB yang kalah banyak jumlahnya dengan pasukan Serbia, sama sekali tidak membalas tembakan ataupun melindungi warga Bosnia. Mereka hanya mengamati sewaktu Ratco Mladic dengan pasukannya mengumpulkan penduduk Srebrenica dan mengambil para prianya untuk di eksekusi mati.

Para pria dan anak-anak laki-laki diantara 50000 pengungsi di dekat kota Srebrenica mencoba untuk melarikan diri melewati hutan setelah kota tersebut jatuh ke tangan Serbia, namun mereka akhirnya tertangkap dan semuanya dibantai oleh tentara serbia.

Sejauh ini sekitar 3200 korban pembantaian srebrenica telah dimakamkan di pemakaman yang menjadi tempat peringatan peristiwa pembantaian tersebut. Ahli forensik dari komisi internasional untuk orang-orang hilang mengatakan bahwa mereka telah mengindentifikasikan sekitar 6186 orang yang tewas di kota Srebrenica. Dalam mensikapi peristiwa pembantaian srebrenica, parlemen Eropa pada bulan Januari menyatakan dukungannya terhadap hari peringatan peristiwa pembantaian Srebrenica, serta menyeruka negara-negara lain untuk mendukung hari peringatan tersebut.

Namun peristiwa sadis tersebut secara resmi tidak diperingati di Bosnia yang terbagi dalam beberapa etnis untuk menghindari ketegangan baru antara etnis Bosnia dan Serbia.(fq/wb)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG