Lecehkan Bangsa Arab, Mantan Diplomat AS Divonis Setahun Penjara

Pengadilan AS menjatuhkan vonis cuma satu tahun penjara pada Patrick Syring, 50, seorang mantan diplomat AS karena melontarkan pernyataan yang melecehkan bangsa Arab.
Jaksa AS Jeffrey A. Taylor mengatakan, masyarakat AS tidak akan memberi ruang bagi sikap tidak toleran pada ras atau suku bangsa lain, apalagi jika sikap itu dimiliki oleh pejabat pemerintah.
Syring dinyatakan bersalah karena telah mengirimkan sejumlah pesan berisi ancaman ke lembaga Arab American Institute di pertengahan tahun 2006, ketika berkobar perang Israel-Hizbullah di Libanon. Pernyataan-pernyataan anti-Arab yang dilontarkan Syring antara lain berbunyi "Tak ada yang lebih baik dari orang Lebanon selain orang Libanon yang mati. Tak ada yang lebih baik dari orang Arab, selain orang Arab yang mati", dan "Hidup Angkatan Bersenjata Israel! Matilah Libanon. Matilah Arab."
Selain vonis satu tahun penjara, Syring juga dikenakan denda sebesar 10.000 dollar dan perintah untuk melakukan kerja layanan sosial selama 100 jam.
Grace Chung Becker, asisten Kejaksaan Agung Divisi Hak Asasi Manusia mengatakan apa yang dilakukan oleh Syring adalah sebuah kejahatan bernuansa kebencian terhadap kelompok masyarakat tertentu dan ini lebih berbahaya dibandingkan serangan terhadap individu.
"Ini merupakan kejahatan terhadap idealisme masyarakat Amerika yang sangat fundamental, " kata Becker. (ln/iol)
Lainnya (Arsip)
- Jika Diserang, Jantung Israel dan 32 Basis Militer AS Akan Jadi Target Iran
Minggu, 13/07/2008 18:54 WIB - Delegasi Muslim Luruskan Persepsi Tentang Kehidupan Muslim di Inggris
Jumat, 11/07/2008 17:57 WIB - Israel Intai Iran, Luncurkan Pesawat Mata-Mata
Jumat, 11/07/2008 14:35 WIB - Pakistan-PBB Sepakat Bentuk Tim Investigasi Pembunuhan Bhutto
Jumat, 11/07/2008 13:55 WIB - Tentara Zionis Tutup Sebuah Klinik Kesehatan di Kota Nablus
Jumat, 11/07/2008 11:36 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




