Ledakan di Peshawar, 10 Orang Tewas

Senin, 09/11/2009 11:48 WIB Cetak |  Kirim

Peshawar sudah beberapa kali diguncang bom. Paling tidak 10 orang tewas dan sekitar 20 terluka dalam serangan bom bunuh diri di dekat kota Peshawar, Pakistan, menurut polisi.

Ledakan itu mengguncang pasar ternak di luar kota. Pembom mencari sasaran seorang walikota anti Taliban, yang meninggal dalam serangan itu. Para militan melakukan sejumlah serangan di Pakistan dalam beberapa minggu ini, untuk membalas operasi tentara di Waziristan Selatan.

Taliban mengatakan mereka yang melakukan serangan terakhir itu. Sasaran mereka tampaknya adalah walikota Adizai, Abdul Malik, penentang kelompok militan. Kediamannya dekat dengan daerah kesukuan tempat operasi pihak militan. Abdul Malik luka parah dan meninggal kemudian di rumah sakit.

Para pejabat polisi mengatakan kepada BBC bahwa Malik tengah dalam perjalanan ke kota itu saat ia berhenti di pasar itu. Menurut para pejabat, pembom itu telah mengikuti Malik dengan satu truk.

Saat Malik meninggalkan kendaraan, pria itu segera mendekat dan meledakkan diri. Wartawan BBC Syed Shaib Hasan di Islamabad mengatakan ledakan itu begitu kerasnya sehingga mereka yang berada di dekatnya tewas, dan beberapa mobil hancur.

Polisi setempat mengatakan walikota itu dulu adalah pendukung Taliban namun kemudian membentuk milisi suku untuk melawan militan.

Seorang pejabat daerah di Peshawar, Sahibzada Anis mengatakan: "Malik selamat dalam beberapa serangan sejak ia menentang militan. "Namun hari ini, pihak militan akhirnya menewaskannya," kata Anis.  Malik berada di garis depan dalam operasi anti-Taliban di daerah Adizai dan kematiannya tampaknya akan memperkuat kekuasaan Taliban di sana.

Bulan lalu, ledakan besar di pasar Peepal Mandi, Peshawar menewaskan 118 orang. Pemerintah menyalahkan Taliban atas serangan itu, namun pemimpin keloompok itu menyanggahnya. (m/bbc)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG