Lelahnya Tentara Amerika

Senin, 28/12/2009 18:17 WIB | Arsip | Cetak

Penambahan lebih dari 30.000 pasukan AS untuk dikirim ke Afghanistan adalah sebuah parodi bagi rakyat negara itu yang telah menderita delapan tahun pendudukan yang brutal.

Ini juga merupakan pukulan keras untuk menghadapi tentara AS akan segera diberangkatkan. Karena Barack Obama, presiden AS, yang total jenderal akan mengelontorkan pasukan lebih dari 100.000, sebenarnya menghadapi kekuatan militer yang telah kelelahan.

Berbagai kalangan secara terbuka menyatakan bersekutu dengan para veteran dan aktivis yang anti-perang. Mereka menyerukan diakhirinya perang yang dipimpin AS di Irak dan Afghanistan, termasuk juga beberapa tentara yang masih bertugas aktif. Gerakan yang terus tumbuh ini adalah penolakan militer, karena AS sudah dinilai sebagai negara yang tergelincir lebih dalam perang yang tak berujung.

Para arsitek perang AS disarankan untuk mendengarkan keprihatinan para prajurit dan veteran yang telah bertugas melaksanakan kebijakan perang di tanah jajahan. "Mereka hanya akan pindah dari Irak ke Afghanistan, sama seperti mereka memindahkan saya dari satu perang ke berikutnya," kata Eddie Falcon, anggota Veteran Irak Menentang Perang (IVAW), yang bertugas di Irak dan Afghanistan. "Prajurit akan kembali dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), kehilangan anggota badan, masalah dengan alkohol, dan depresi."

Banyak dari pasukan ini masih menderita dampak mental dan fisik. PTSD dan tingkat cedera otak traumatik para tentara AS di Irak dan Afghanistan amat tinggi, dengan sepertiga pasukan kembali melaporkan masalah-masalah mental dan 18,5 persen dari seluruh anggota, menurut studi Rand Corporation.

Marinir yang bunuh diri berjumlah dua kali lipat dari tahun 2006 dan 2007, dan tentara yang bunuh diri berada di tingkat tertinggi sejak tahun 1980. Sementara, di dalam negerinya sendiri, AS masih kelimpungan dengan segala krisis ekonomi yang belum juga selesai.

Jadi, wajar saja jika para tentaranya sekarang menderita kelelahan dan mengharapkan satu hal: akhiri perang ini! (sa/aljzaeera)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang