Libya Rayakan Idul Adha Kamis
Jika hampir semua negara Muslim dan umat Muslim di seluruh dunia serempak merayakan hari raya kurban (Idul Adha) pada hari Jum'at (27/11), maka Republik Arab Sosialis Libya Agung (Libya) merayakannya sehari sebelumnya, yaitu pada Kamis (26/11) kemarin, yang juga bertepatan dengan hari Arafat.
Tak seperti biasanya, karena hampir setiap tahunnya, Libya selalu merayakan hari raya, baik idul fitri atau idul adha, sehari setelah negara-negara mayoritas Muslim di dunia merayakannya. Sekarang, Libya tampak mendahului.
Beberapa surat kabar nasional Libya mengabarkan, rakyat negara pimpinan Mummar Qaddafi itu sudah mulai mempersiapkan untuk merayakan hari raya kurban semenjak Rabu sebelumnya. Pemerintahan Libya sendiri mengumumkan hari libur nasional karena idul adha sejak Rabu hingga Sabtu (28/11).
Terkait pengumuman pemerintah Libya atas jatuhnya idul adha yang mendahului mayoritas negara Muslim lainnya, sempat terjadi "kepanikan" di kalangan masyarakat umum.
Pemerintahan Libya sendiri mengumumkan jatuhnya idul adha pada Kamis kemarin karena berdasarkan hitungan falak.
Meski demikian, ada juga sebagian rakyat Libya yang memilih untuk berlebaran pada hari Jum'at, sebagaimana negara-negara Muslim lainnya. Pilihan ini juga didukung oleh fatwa ulama besar Libya Syaikh Ahmad al-Qath'ani. (L2/al)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Gaji Saya Kecil, Pak!
- Hukum Nonton Film Porno






