Liga Arab Minta Dukungan Uni Eropa Soal Nuklir Israel

Jumat, 14/08/2009 16:20 WIB | Arsip | Cetak

Liga Arab mendesak Uni Eropa agar menekan Israel untuk bersikap terbuka atas program nuklirnya. Selama ini, Israel bersikap ambigu dan sengaja menutupi perkembangan nuklirnya dari inspeksi dunia internasional. Namun diyakini, Israel sudah memiliki aneka senjata berkepala nuklir.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Amr Moussa dalam suratnya ke menteri-menteri luar negeri Uni Eropa meminta agar Uni Eropa mendukung resolusi yang akan dikeluarkan Liga Arab bertajuk " Kemampuan Nuklir Israel" untuk mengetahui sejauh mana Israel mengembangkan program nuklirnya. Secara khusus Liga Arab juga meminta dukungan dari Swedia yang saat ini memegang posisi kepresidenan Uni Eropa.

Resolusi yang akan diajukan Liga Arab ini akan dibawa ke pertemuan dewan umum Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bulan depan untuk dilakukan voting. Untuk memenangkan voting, Liga Arab meminta dukungan dari negara-negara Uni Eropa.

Israel memulai program nuklirnya sejak tahun 1958 dengan membangun reaktor nuklir Dimona di selatan kota Dimona. Reaktor nuklir ini menjadi sangat kontroversial setelah salah seorang teknisinya Mordechai Vanunu membeberkan kegiatan di reaktor nuklir itu, yang juga dijadikan pusat pembuatan senjata nuklir ilegal Israel.

Sampai detik ini, Israel adalah satu-satunya negara Timur Tengah yang memiliki program nuklir tapi menolak ikut menandatangani kesepakatan non-proliferasi atau NPT (Non-Proliferation Treaty). Israel juga tidak mengakui atau membantah soal isu senjata nuklirnya. Bagi negara-negara Muslim Arab, nuklir Israel adalah ancaman untuk mereka.

Usulan Iran

Terkait ancaman nuklir Israel terhadap negara-negara Muslim, Iran hari Kamis kemarin meminta IAEA agar menggelar voting yang melibatkan 150 negara anggotanya atas usulan untuk memberlakukan larangan terhadap serangan terhadap instalasi nuklir sebuah negara.

Desakan itu disampaikan utusan Iran di IAEA lewat surat yang dikirimkan ke Direktur IAEA, Mohamed ElBaradei. "Dalam surat itu, Iran secara resmi meminta agar usulan itu dibahas di konferensi umum IAEA bulan September mendatang. Perlindungan terhadap instalasi-instalasi nuklir sebuah negara sangat penting," kata Ali Ashgar Soltaniyeh, utusan Iran di IAEA.

Ia mengatakan, pada September 1990 konferensi umum IAEA pernah mengeluarkan resolusi-yang juga atas usulan Iran-bertajuk "Larangan semua bentuk serangan senjata ke instalasi-instalasi nuklir yang ditujukan untuk keperluan damai baik yang sedang dalam perbaikan atau dalam operasional."

Soltaniyeh menegaskan, perlindungan terhadap instalasi-instalasi nuklir sebuah negara sudah menjadi perhatian banyak negara, seiring dengan makin bertambahnya negara-negara yang membangun program nuklirnya. (ln/prtv/Ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang