Liga Arab Tuntut PBB Bentuk Pengadilan Internasioanal buat Israel

Liga Arab hari ini, Selasa (27/1) menyampaikan permintaan pada PBB agar membentuk tim untuk menyelidiki kejahatan perang Israel di Jalur Gaza dan menyiapkan pengadilan kriminal untuk mengadili para pejabat Israel yang terlibat dalam kejahatan perang tersebut.
Liga Arab yang bermarkas di Mesir dan beranggotakan 22 negara Arab itu juga mengumumkan akan mengirimkan tim pencari fakta untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan yang diarahkan pada Israel, termasuk dugaan Israel menggunakan senjata yang mengandung zat kimia berbahaya berupa fosfor putih dan uranium dalam agresi brutalnya ke Jalur Gaza.
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Amr Moussa mengatakan, kepala jaksa penuntut International Criminal Court (ICC) sudah diberitahu tentang tuntutan Liga Arab pada PBB dan dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel akan segera dibicarakan di tingkat internasional.
ICC yang dibentuk tahun 2002, memang memungkinkan proses pengadilan bagi mereka para pelaku kejahatan perang. Tapi ICC tidak memiliki kewenangan hukum untuk menyeret orang-orang Israel ke pengadilan internasional, karena Israel tidak ikut menandatangani kesepakatan ICC.
Liga Arab menambah daftar panjang lembaga-lembaga kemanusiaan internasional yang menuntut agar Israel di seret ke mahkamah internasional. Mereka kini sedang mengumpulkan bukti-bukti kejahatan perang Israel dalam agresinya selama 22 hari ke Jalur Gaza. Diantara lembaga-lembaga itu antara lain, Amnesty International yang berbasis di London dan B'Tselem, organisasi kemanusiaan di Israel.
Meski demikian, banyak pihak yang pesimis Israel bisa diseret ke pengadilan karena Israel selalu memblokade upaya itu dengan dukungan sekutunya, AS. Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert sudah bersumpah akan melindungi tentara-tentaranya dari segala bentuk tuntutan dari luar negeri. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Wapres AS: Operasi Militer ke Pakistan Kemungkinan Ditingkatkan
Selasa, 27/01/2009 14:14 WIB - Kronologis dan Fakta di Balik Agresi Israel di Jalur Gaza
Selasa, 27/01/2009 12:02 WIB - Rabbi Israel: Jangan Tunjukkan Ada Belas Kasihan pada Rakyat Palestina
Selasa, 27/01/2009 11:20 WIB - Lagu Yusuf Islam untuk Gaza
Selasa, 27/01/2009 09:32 WIB - Akibat Agresi Israel, Gaza Alami Kerugian 2,2 Milyar Dollar AS
Selasa, 27/01/2009 08:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




