Livni Tak Takut Ditangkap Sebagai Penjahat Perang
.jpg)
Mantan Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Livni menyatakan tidak takut ditangkap sebagai penjahat perang dan akan berkunjung ke Inggris dalam waktu dekat.
Inggris pada tahun 2009, mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pejabat Israel yang dianggap bertanggung jawab atas agresi brutal Israel ke Jalur Gaza tahun 2008. Salah satunya adalah Tzipi Livni yang ketika agresi terjadi menjabat sebagai menteri luar negeri.
Namun Livni mengaku "bangga" karena telah ikut memutuskan apa yang disebutnya sebagai "perang melawan teror" ke Jalur Gaza. Ia menyatakan tidak takut dengan tuntutan penjahat perang yang diarahkan kepadanya, termasuk kemungkinan ditangkap setibanya di Inggris.
"Orang-orang Israel berhak pergi kemana saja mereka mau di dunia ini, tanpa adanya pembatasan. Inggris adalah negara yang melawan terorisme seperti yang dilakukan Israel. Inggris harus mengubah keputusannya soal surat perintah penangkapan itu," kata Livni
"Tapi, meski Inggris tak mengubahnyapun saya akan tetap berangkat ke Inggris," tandasnya.
Inggris menyatakan tidak berniat mengubah keputusannya mengeluarkan surat penangkapan terhadap penjahat perang. Inggris bahkan sedang menyiapkan amandemen undang-undang yang memungkinkan para penjahat perang yang ditangkap di Inggris bisa diadili di Inggris juga.
Selain Livni, pejabat tinggi Israel yang juga terancam ditangkap jika berkunjung ke Inggris dengan tuduhan penjahat perang adalah Menteri Pertahanan, Ehud Barak.
Livni pernah membatalkannya kunjungan ke Inggris usai agresi Israel ke Gaza, setelah mengetahui Inggris mengeluarkan surat penangkapan terhadap dirinya. (ln/imemc)
Lainnya (Arsip)
- Belajar Sejarah Dulu, Signore Berlusconi!
Jumat, 05/02/2010 14:59 WIB - Intelejen AS: Teroris Boleh Langsung Dibunuh
Jumat, 05/02/2010 13:15 WIB - Dan Bendera AS pun Dibakar di Pakistan
Jumat, 05/02/2010 13:05 WIB - Pemilu Pertama Di Arab Saudi?
Jumat, 05/02/2010 10:42 WIB - Anwar Awlaqi: Umar Faruq adalah Murid Saya
Jumat, 05/02/2010 10:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




