Lobi Yahudi di AS Menyatakan Kecewa Pada Obama
.jpg)
American Israel Public Affairs (AIPAC), kelompok lobi Yahudi di AS yang pro-Israel ini mengungkapkan kekecewannya pada Presiden Barack Obama karena akan memberikan penghargaan pada Mary Robinson, mantan presiden Irlandia yang juga anggota komisaris tinggi Dewan HAM PBB.
Pekan lalu, Presiden Obama mengumumkan nama calon penerima "Presidential Medal of Freedom", sebuah penghargaan yang diberikan presiden AS pada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa pada masyarakat dunia. Diantara penerima penghargaan itu adalah Senator AS Edward Kennedy atas upayanya dalam melawan kanker otak, petenis Billie Jean King ilmuwan fisika Stephen Hawking dan Mary Robinson atas perannya sebagai presiden Irlandia dan komisaris tinggi hak asasi manusia PBB.
AIPAC mengecam penghargaan Obama pada Robinson karena menurut AIPAC, Robinson telah bersikap bias terhadap negara Yahudi Israel. Robinson, kata AIPAC, adalah salah satu tokoh yang mengkritik Israel saat konferensi anti-rasisme Durban tahun 2001.
"AIPAC menyatakan kekecewaan yang mendalam atas pilihan pemerintahan Obama yang memberikan penghargaan Presidential Medal of Freedom pada Mary Robinson," tukas AIPAC dalam keterangan persnya.
Dalam pernyataannya, AIPAC juga meminta dengan hormat pada pemerintahan Obama untuk dengan tegas, terbuka dan secara menyeluruh, menolak pandangan-pandangan Robinson terhadap Israel.
Menanggapi desakan AIPAC, Jubir Gedung Putih, Robert Gibbs mengatakan penghargaan terhadap Robinson tidak ada kaitannya dengan pandangan-pandangan Robinson soal Israel. "Tekanan Obama terhadap Israel agar menghentikan pembangunan pemukiman ilegalnya di Tepi Barat bukan berarti pemerintahan AS setuju dengan kritikan-kritikan Robinson terhadap Israel," ujar Gibbs.
Penghargaan itu, kata Gibbs, semata-mata karena peran Robinson sebagai presiden perempuan pertama di Irlandia dan dalam memperjuangkan hak asasi perempuan di Irlandia dan di seluruh dunia. (ln/mol)
Lainnya (Arsip)
- Pakistan Larang 25 Organisasi Islamis
Kamis, 06/08/2009 11:15 WIB - Pembuat Film "Fitna" Jadi Monyet
Kamis, 06/08/2009 10:18 WIB - Irak Baru, Dari Apoteker Menjadi Pembantu Rumah Tangga
Kamis, 06/08/2009 09:47 WIB - Serbia Kecam Kunjungan Mufti Bosnia ke Kosovo
Kamis, 06/08/2009 08:50 WIB - Bikin Ulah, Puluhan Pendatang Cina "Dikepruki" di Aljazair
Kamis, 06/08/2009 08:09 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




