Mahasiswa Pakistan: Pergilah, Amerika!

Minggu, 25/10/2009 07:26 WIB | Arsip | Cetak

Sejumlah besar mahasiswa dari berbagai universitas dari Ibukota Islamabad, akhirnya, turun ke jalan pertengahan pekan ini. Mereka menentang pembunuhan yang brutal terhadap rekan mereka dalam kejadian teroris ledakan kembar di Universitas Islam Internasional, Islamabad (IIUI), pada hari Selasa.

Mereka berpandangan bahwa tujuan utama dalam pembomanan universitas ini adalah untuk mengisolasinya dari dunia internasional, karena saat ini mahasiswa yang terdaftar di sini datang dari lebih 56 negara. Tidak heran jika mereka geregetan mengungkap siapa pelakunya.

Hassan Javed, seorang mahasiswa di Fakultas Syariah dan Hukum di IIUI, mengatakan bahwa pernyataan Menteri Dalam Negeri Rehman Malik yang mengumumkan tentang adanya 'Pasukan Khusus Mahasiswa' untuk melawan teroris, dan mengubah lingkungan damai kampus ke dalam medan perang, adalah menyesatkan. Ia menyesalkan pernyataan itu yang melibatkan para mahasiswa ke masalah-masalah keamanan. "Mahasiswa marah atas pernyataan Malik yang menunjukkan kebencian terhadap para penguasa," katanya.

Asim, seorang mahasiswa di IIUI, berpendapat bahwa ada tangan asing di balik serangan teroris baru-baru ini. Ia mengklaim bahwa lebih dari 20 mahasiswa dari Universitas telah tewas dalam ledakan kembar kemarin. Dia menuntut pemerintah untuk memisahkan diri dari Amerika Serikat.

Federasi Mahasiswa Nasional (NSF) menggelar demonstrasi protes di National Press Club Islamabad untuk mengutuk serangan di Universitas Internasional Islam dan untuk mengungkapkan solidaritas dengan siswa yang menjadi korban. Anggota NSF memegang plakat dan meneriakkan slogan-slogan melawan teroris. (sa/qmh)


Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang