Mahasiswi Kairo Kenakan Masker Bedah Supaya Bisa Ikut Ujian

Senin, 11/01/2010 12:38 WIB | Arsip | Cetak

Mahasiswi berniqab di Mesir melanjutkan perlawanannya terhadap larangan mengenakan niqab (cadar) saat ujian yang diberlakukan pemerintah Mesir. Para mahasiswi di Universitas Kairo, mengenakan masker yang biasa digunakan oleh para dokter saat melakukan pembedahan, sebagai ganti cadar yang dilarang oleh pemerintah Negeri Piramid itu.

Kebijakan pemerintah Mesir melarang cadar menimbulkan kontroversi di negeri itu. Belakangan, para mahasiswi juga dilarang mengenakan cadar saat ujian dengan alasan cadar para mahasiswi dan mahasiswa menggunakan cadar untuk menutupi 'identitas' mereka untuk melakukan praktek perjokian saat ujian. Pemerintah Mesir juga mengatakan bahwa cadar adalah ideologi kaum Wahabi di Arab Saudi yang sangat keras dalam menerapkan ajaran Islam dan Mesir sedang gencar-gencarnya menumpas pengaruh ideologi Wahabi yang makin menguat di negeri itu.

Untuk memantau apakah larangan bercadar saat ujian benar-benar diterapkan, Dekan Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Kairo, Mohamed Saleh langsung meninjau dan mendatangi ruang-ruang ujian hari Sabtu kemarin. Ia menginstruksikan pengawas ujian untuk tidak memberikan lembaran kertas ujian bahwa mahasiswi yang masih mengenakan cadar. Tapi Saleh mengijinkan para mahasiswi yang mengenakan masker bedah untuk menutupi sebagian wajahnya, sebagai pengganti cadar.

"Tiap mahasiswi yang mengenakan niqab saat ujian, kertas ujiannya ditarik dan dianggap telah melakukan kecurangan dalam ujian," kata Saleh seperti dikutip surat kabar Al-Masri Al-Youm. (ln/rts)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang