Mahmoud Abbas: Hamas Tidak Boleh Ambil Alih Tepi Barat
.jpg)
Presiden Palestina Mahmoud Abbas rupanya khawatir dengan kemungkinan Hamas akan mengambil alih kekuasaannya di Tepi Barat. Abbas yang juga pimpinan Fatah mengatakan, Tepi Barat tidak boleh jatuh ke tangan Hamas.
"Hamas sukses menguasai Gaza karena kami ingin menghindari konfrontrasi militer," dalih Abbas.
"Tapi apa yang terjadi di sana (Gaza) tidak akan terulang di Tepi Barat. Hamas tidak akan bisa mengambil alih Tepi Barat seperti mereka mengambil alih Gaza. Tidak akan pernah," tegas Abbas pada para wartawan, Jumat kemarin.
Hamas berhasil menguasai Gaza pada tahun 2007 setelah terlibat baku dengan aparat keamanan Abbas selama hampir satu minggu. Pengambilalihan itu dipicu oleh kebijakan Abbas yang secara sepihak mencopot Ismail Haniyah dari Hamas, yang ketika itu menjabat sebagai perdana menteri Palestina. Haniyah terpilih menjadi perdana menteri setelah Hamas memenangkan pemilu dan mendapat dukungan dari mayoritas rakyat Palestina.
Abbas juga menolak pernyataan Ketua Biro Politik Hamas di pengasingan Khalid Misyaal yang menyatakan akan membuat organisasi tandingan PLO (Palestine Liberation Organization). PLO selama ini diakui dunia internasional sebagai satu-satunya perwakilan resmi rakyat Palestina. Abbas menegaskan bahwa upaya Misyaal untuk membentuk organisasi tandingan PLO akan menemui kegagalan.
"Dia tidak akan mampu menghancurkan entitas PLO," tukas Abbas.
Misyaal, hari Rabu kemarin mengungkapkan rencananya untuk membentuk sebuah badan baru yang mewakili rakyat Palestina-selain PLO-bersama-sama dengan faksi-faksi pejuang Palestina lain yang memiliki garis perjuangan sama dengan Hamas. (ln/aby)
Lainnya (Arsip)
- Fidel Castro: Zionis Israel Ancaman Bagi Negeri-Negeri Muslim
Sabtu, 31/01/2009 14:59 WIB - Pulang ke Turki, Erdogan Disambut Bak Pahlawan
Jumat, 30/01/2009 14:26 WIB - Partai Likud : Partai Diatas Genangan Darah Rakyat Palestina
Jumat, 30/01/2009 14:13 WIB - Pengadilan Spanyol Setujui Gugatan Organisasi HAM Palestina
Jumat, 30/01/2009 12:15 WIB - Monumen Sepatu Buat al-Zaidi
Jumat, 30/01/2009 10:24 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




