
Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad di tengah-tengah menghadapi tekanan AS, tiba-tiba melakukan kunjungan ke Afgahnistan, dan menyerukan agar pasukan Nato dan Sekutunya, segera meninggalkan Afghanistan. Mahmud Ahmadinejad akan melakukan dialog dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai.
Mahmud Ahmadinejad telah tiba di Kabul, dan akan langsung melakukan pembicaraan dengan Karzai. Sebelumnya Menteri Pertahanan AS, Robert Gates telah melakukan kunjungan pula ke Afghanistan. AS mengkritik Iran yang memberikan dukungan kepada pihak Taliban, dan Ahmadinejad, mengatakan problem Afghanistan adalah masuknya pasukan asing di negeri itu, pasukan asing itu harus segera angkat kaki,tegasnya.
Presiden Hamid Karzai, sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan para pemimpin di negara-negara tetangganya, guna menjalin hubungan bilateral dan meminta dukungan politik, guna menghadapi kondisi di negeri yang sedang perang.
Juru bicara Presiden Karzai mengatakan kedatangan Ahmadinejad ke Kabul ingin memperluas hubungan perdagangan kedua negara, termasuk Karzai ingin mendiskusikan tentang rencana pembangunan rel kereta api dari Tajikistan yang menghubungkan Afghanistan dan Iran.
Kedatangan Ahmadinejad dan Robert Gates ke Afghanistan mempunyai tujuan yang berbeda, dan AS menuduh Iran memberikan dukungan kepada Taliban secara terbatas, dan ingin menjadi Taliban sebagai 'kartu truf' menghadapi tekanan AS, terkait dengan isu nuklir. Di mana AS atas desakan Israel akan melakukan embargo terhadap Iran. Kunjungan Wapres AS Joe Biden ke Israel, sekarang ini, juga dalam rangka membahas isu nuklir Iran.
Selanjutnya, Mahmud Ahmadinejad ingin mendorong perang di Afghanistan, berlangsung dalam waktu yang lama, sehingga dapat menguras tenaga AS, dan tidak beralih ke Iran. Presiden Karzai juga sedang berbicara dengan Ahmadinejad agar tidak membantu Taliban. Tetapi, Iran mempunyai tujuan ganda, yang ingin memperkuat posisinya menghadapi AS dan dengan menggunakan 'kartu' Taliban. (m/bbc)
Agus Setiawan : Treasury Syariah Perlu Komitmen!
Masih kurangnya perhatian perbankan syariah mengenai masalah Treasury (asset and liability management) membuat Agus Setiawan selaku candidate CIBF (Certified Islamic Banking a...
Owner Manet: Bank Syariah Harus Bangun Relationship
Bank syariah rupanya masih dipandang belum sesempurna bank konvensional di kalangan pebisnis. Mereka sudah merasa aman dengan ‘hanya’ menitipkan dana pribadi ke ba...
iB Raih ?The New Wave Currency? Marketeers Award 2010 di IIMS
Perbankan Syariah Bank Indonesia memperoleh penghargaan sebagai The New Wave Currency oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers pada pameran Indonesia International ...
Bank Muamalat Indonesia Selesai Right Issue, Saatnya Tingkatkan Asset
Right Issue Bank Muamalat Indonesia (BMI) telah selesai dilaksanakan dengan total capaian Rp673 milYar. Komposisi pemegang Saham yang berhasil dilakukan adalah IDB 32%, SETCO ...
Saya ingin mengasuh bayi saya sendiri tanpa harus ada campur tangan mertua, terlebih lagi mertua saya terlalu memanjakan bayi saya, keluar areal rumah ndak dikasi, bahkan hanya untuk berkunjung ke tetangga ndak boleh.
Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."
Apa itu UK ? United Kingdom ? Bukan ! Di ACT, UK jadi akronim dari Universitas Kerelawanan. UK adalah salah satu program ACT untuk membina dan mengorganisir masyarakat relawan di seluruh Indonesia.