Pertama Kali di Inggris "Make-Up" Halal Diluncurkan

Seorang wanita pengusaha Muslim Inggris telah meluncurkan untuk pertama kalinya berbagai make-up halal, bebas dari alkohol dan produk-produk hewani.
Samina mendirikan perusahaan Samina Pure Make-up dari rumahnya di Birmingham setelah banyak mempelajari berbagai macam produk make-up.
Menurut hukum Islam, alkohol dan daging tertentu dilarang digunakan. Khususnya daging babi, sehingga Akhtar terkejut mengetahui bahwa beberapa produk yang ia digunakan mengandung asam lemak dan gelatin dari babi.
"Sebagai seorang Muslim, saya mempertanyakan apa yang saya letakkan pada kulit saya", kata Akhter kepada Reuters. "Saya ingin tahu apakah hal tersebut diperbolehkan dalam Islam."
Sesuai dengan hukum Islam, lipstik produk Akhter dan eyeliners terbuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, mineral, minyak esensial dan vitamin.
Bisnisnya menerima akreditasi halal di awal Juni lalu, dan sekarang memiliki lebih dari 500 pelanggan.
"Banyak wanita muslim seperti saya telah frustrasi, mereka ingin terlihat baik namun tanpa harus mengorbankan iman mereka," kata Akhter.
Produk-produk Akhter telah dijual secara online, dan sejauh ini sudah ada pemesanan dari Malaysia, Indonesia dan Singapur, katanya.
Kosmetik produknya telah dikapalkan dari Australia dan disertifikasi oleh Otoritas Sertifikasi Halal independen Australia. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Pejabat Mesir: Tembok Baja Telah Bisa Dijebol Warga Palestina
Jumat, 23/07/2010 17:45 WIB - Takut PLTA Kembali Diserang, Rusia Terapkan Keamanan Ketat di Kaukasus
Jumat, 23/07/2010 17:44 WIB - Inggris Akui Gunakan Senjata Kimia di Irak
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Kuwait Cemas, Penduduk Asli Telah Menjadi Kelompok Minoritas
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Israel Sebarkan Kapal Perang Mereka Untuk Cegat Kapal Bantuan Gaza
Jumat, 23/07/2010 13:51 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




