Malaysia Tetap Larang Non-Muslim Gunakan Kata "Allah"

Pengadilan tinggi Malaysia menolak banding pihak Gereja Katolik Roma yang meminta agar mereka diijinkan menggunakan kata "Allah" sebagai pengganti kata "Tuhan". Keputusan pengadilan tinggi Malaysia itu memperkuat keputusan pemerintah Malaysia yang juga melarang non-Muslim menggunakan kata "Allah" sebagai pengganti kata Tuhan dalam produk-produk cetak mereka.

Perkara yang melibatkan majalah milik Gereja Katolik Roma "Herald" ini menjadi isu yang kontroversial di Malaysia. Kelompok-kelompok Kristen di Negeri Jiran itu menilai larangan penggunaan kata "Allah" oleh non-Muslim yang ditetapkan pemerintah Malaysia, tidak konstitusional dan majalah Herald meminta pemerintah mencabut larangan itu sebelum keputusan banding keluar. Mereka beralasan, umat Kristiani sudah menggunakan kata "Allah" sebelum Islam menggunakannya.

Awal Mei kemarin, sejumlah ulama dan partai Islam yang menjadi oposisi di Malaysia memprotes keputusan pengadilan yang membolehkan non-Muslim menggunakan kata "Allah" dalam produk-produk cetaknya. Sementara pemerintah Malaysia menyatakan, penggunakan kata "Allah" yang diambil dari bahasa Arab merupakan persoalan yang sensitif bagi warga Muslim di Malaysia.

Dari 27 juta penduduk Malaysia, 60 persennya beragama Islam, 9,1 persen beragama Kristen yang mayoritas berada di wilayah Sabah dan Sarawak dan selebihnya penganut Hindu dan Budha. (ln/aby)

Sabtu, 30/05/2009 05:49 WIB | email | print | share
 
 
 
Islamic Banking

Dengan Perbankan Syariah Transaksi Bisnis Dijamin Halal

Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.

Adiwarman: Pertumbuhan Bank Syariah Akan Cepat pada 2010

Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.

Kesejahteraan, Tujuan dari Perbankan Syariah

Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.

Pendidikan dan Perbankan Syariah

Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.

Sekali Mendayung, Dua Manfaat di Dapat

Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.

 
 
 
 
 
Education Corner

Jika Terdesak Doraemon Baru Muncul

Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Akirman: ACT di Sini Nomor One

KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.

 
 
 
 
Dunia Islam
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login