Mantan Pakar Nuklir Israel Tolak Masuk dalam Daftar Penerima Nobel

Kamis, 25/02/2010 16:13 WIB | Arsip | Cetak

Lembaga pemberi hadiah Nobel di Oslo Norwegia mengatakan bahwa mantan teknisi nuklir Israel, Mordechai Vanunu yang pernah membongkar program militer nuklir Israel - menolak namanya dimasukkan dalam daftar kandidat peneriman hadiah Nobel Perdamaian.

Ketua dari Nobel Foundation Ludenstad mengatakan kepada AFP: "Kami menerima surat dari Vanunu, tahun ini dan tahun kemarin, yang menengaskan bahwa dirinya tidak menginginkan untuk menjadi calon penerima hadiah Nobel Perdamaian."

Ludenstsad menambahkan bahwa alasan yang diberikan oleh Vanunu tidak tertarik menerima hadiah Nobel, karena Nobel Perdamaian juga diterima oleh presiden Israel Shimon Peres, yang ia sebut sebagai "bapak bom Israel".

Nobel Foundation telah memasukkan nama Mordechai Vanunu (54 tahun) selama bertahun-tahun dalam daftar nama calon yang akan menerima penghargaan bergengsi tersebut.

Vanunu menghabiskan waktunya dengan hukuman penjara selama 18 tahun setelah dirinya ditahan pada tahun 1986 atas tuduhan spionase terhadap Israel setelah ia mengungkapkan program nuklir Israel di surat kabar mingguan Inggris SUnday Times.

Mordechai Vanunu yang merupakan pakar pada bekas reaktor nuklir Dimona di Israel Selatan, dibebaskan pada bulan Juni 2004 dan sejak itu setidaknya 21 tuduhan yang dikenakan pada dirinya.

Israel sendiri tidak mengakui adanya pabrik persenjataan nuklir mereka, namun para ahli asing menegaskan adanya persenjataan nuklir Israel, terutama didasarkan pada kesaksian Vanunu, setidaknya Israel memiliki 200 hulu ledak nuklir disamping memiliki rudal jarak jauh.(fq/islamtoday)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang