Mantan Pejabat CIA: AS di Balik Konflik Georgia-Ossetia

Jumat, 15/08/2008 09:39 WIB | Arsip | Cetak

Mantan pejabat senior CIA Bill Christison mengungkapkan bahwa pemerintah AS besar kemungkinan berada di belakang konflik antar Georgia dan Rusia yang berkobar sepekan terakhir ini. Christison mengatakan, Georgia berani menyerang wilayah selatan Ossetia, karena mendapat lampu hijau dari AS.

Hal tersebut diungkapkan Christison menjawb pertanyaan koresponden Press TV-stasiun televisi berita milik Iran-tentang apakah Washington memberikan "restu" atas serangan Georgia ke Ossetia. Menurut analis politik CIA itu, cukup banyak orang-orang di AS yang memberikan dukungan atas konflik Georgia-Ossetia dan menginginkan AS mengubah posisinya di Timur Tengah dan Central Asia.

"Sangat mungkin Washington telah mendorong Georgia untuk menyerang Ossetia Selatan. AS harus menghentikan konflik ini, sehingga tidak melebar ke perang yang lebih besar, " kata Christison.

Untuk mengakhiri konflik, kata Christison, AS harus menghentikan dukungan atas keanggotaan Georgia di NATO. Ia menekankan pentingnya langkah diplomasi untuk mengakhiri konflik itu. Sayangnya, pemerintahan AS tidak mampu untuk mengedepankan langkah diplomasi itu.

Pernyataan Christison bahwa pemerintahan AS berada di balik konflik Georgia-Ossetia cukup beralasan, karena selama konflik, AS dan sekutunya Israel memberikan bantuan pada Georgia. Perlu diketahui, di Georgia terdapat banyak komunitas Yahudi. Sementara Ossetia Selatan-wilayah yang secara de facto merdeka dari Georgia pada tahun 1990-an mendapat bantuan dari Rusia.

Konflik berawal dari serangan Georgia ke Ossetia Selatan. Konflik ini mengakibatkan sekitar 34.000 ribu orang menjadi pengungsi dan sekitar 1.500-kebanyakan warga sipil, tewas. (ln/presstv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang