Mantan Pejabat Israel: Serangan ke Iran akan Sia-Sia

Senin, 15/02/2010 12:49 WIB | Arsip | Cetak

Israel boleh sesumbar akan menyerang Iran, tapi sebenarnya rezim Zionis itu tidak punya kemampuan untuk melakukan serangan ke Iran. Hal itu diungkapkan mantan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Dan Halutz.

Halutz menyatakan, kemampuan Israel tidak memadai untuk menghadapi Iran. "Kita melakukan pekerjaan yang diluar batas kemampuan kita," kata Halutz tentang ancaman Israel menyerang fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

"Saya pikir ... Israel selayaknya tidak membebani dirinya dengan persoalan Barat dalam menghadapi ancaman nuklir Iran," ujarnya dalam siaran berita di televisi Israel Channel 2.

Israel bersama sekutunya AS berambisi untuk menghentikan program nuklir Iran dengan menyebarkan fitnah bahwa program nuklir Negeri Para Mullah itu ditujukan untuk membuat persenjataan nuklir. Israel berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer ke Iran, jika negara itu tidak juga menghentikan program nuklirnya.

Namun Iran tak gentar dengan ancaman Israel dan tekanan berupa sanksi ekonomi yang dilakukan AS. Tehran malah balik mengancam akan melakukan perlawanan yang "mematikan" jika rezim Zionis berani menyerang Iran.

Israel sendiri ditengarai memiliki 250 misil berkepala nuklir dan tidak pernah mengijinkan Badan Energi Atom Internasional yang berada di bawah PBB melakukan pemeriksaan ke fasilitas-fasilitas nuklir Israel. Sementara Iran, sebagai negara yang sudah menandatangi kesepakatan Non-Proliferasi Nuklir (NPT) berhak mengembangkan program nuklirnya untuk tujuan damai dan dari pemeriksaan tim IAEA, tidak ada indikasi bahwa program nuklir Iran ditujukan untuk membuat persenjataan.

Meski tidak memiliki senjata berkepala nuklir seperti Israel, Iran berhasil mengembangkan misil-misil yang mampu mencapai target yang jaraknya jauh. Belum lama ini, Iran melakukan uji coba terhadap misil-misil terbarunya, Sejjil 2 yang bisa menghancurkan target sejauh 2.000 kilometer. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang