Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif Menyesal Telah Dukung Taliban

Rabu, 07/07/2010 08:47 WIB | Arsip | Cetak

Pemimpin oposisi Pakistan Nawaz Sharif mengatakan ia menyesali keputusannya waktu lalu yang mendukung Taliban di negara tetangga Afghanistan pada pertengahan tahun 1990.

Dalam wawancara dengan TV Pakistan Dunya TV, Sharif menjelaskan kebijakan pro-Taliban yang dilakukan oleh Islamabad selama ia menjadi perdana menteri sebagai suatu kegagalan.

"Pakistan sebaiknya meninggalkan pikiran bahwa Pakistan harus tetap berpengaruh di Afghanistan," kata Sharif.

"Kebijakan kami di masa lalu telah gagal. Dan hasil kebijakan ini tidak akan efektif di masa depan. Kami memiliki hubungan yang telah berusia berabad-abad dengan Afghanistan, dan kita bisa mempertahankan hubungan ini hanya jika kita tetap netral dan mendukung pemerintah terpilih di sana yang sesuai dengan keinginan rakyat Afghanistan, " kata Sharif, yang memimpin partai Liga Muslim Pakistan.

Sharif mendukung Taliban pada tahun 1996 ketika kelompok tersebut menguasai Afghanistan.

Sharif digulingkan dalam sebuah kudeta tak berdarah tahun 1999 yang dipimpin oleh mantan penguasa Pakistan Jenderal militer Pervez Musharraf.

Taliban memerintah Afghanistan antara tahun 1996 dan 2001 dan digulingkan oleh invasi pimpinan AS pada tahun 2001.

Partai Sharif telah dikritik dalam beberapa bulan terakhir karena tidak tegas dengan kelompok militan di Punjab.

Partai Rakyat Pakistan yang saat ini berkuasa mengatakan Sharif dan sekutu-sekutunya memiliki sisi lunak kepada para militan.

Sharif, sebagai balasan tuduhan partai rakyat Pakistan, menyalahkan pemerintah federal yang telah mengambil arahan dari Washington tentang bagaimana untuk menangani masalah-masalah domestik negara. (fq/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang