Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif Menyesal Telah Dukung Taliban

Pemimpin oposisi Pakistan Nawaz Sharif mengatakan ia menyesali keputusannya waktu lalu yang mendukung Taliban di negara tetangga Afghanistan pada pertengahan tahun 1990.
Dalam wawancara dengan TV Pakistan Dunya TV, Sharif menjelaskan kebijakan pro-Taliban yang dilakukan oleh Islamabad selama ia menjadi perdana menteri sebagai suatu kegagalan.
"Pakistan sebaiknya meninggalkan pikiran bahwa Pakistan harus tetap berpengaruh di Afghanistan," kata Sharif.
"Kebijakan kami di masa lalu telah gagal. Dan hasil kebijakan ini tidak akan efektif di masa depan. Kami memiliki hubungan yang telah berusia berabad-abad dengan Afghanistan, dan kita bisa mempertahankan hubungan ini hanya jika kita tetap netral dan mendukung pemerintah terpilih di sana yang sesuai dengan keinginan rakyat Afghanistan, " kata Sharif, yang memimpin partai Liga Muslim Pakistan.
Sharif mendukung Taliban pada tahun 1996 ketika kelompok tersebut menguasai Afghanistan.
Sharif digulingkan dalam sebuah kudeta tak berdarah tahun 1999 yang dipimpin oleh mantan penguasa Pakistan Jenderal militer Pervez Musharraf.
Taliban memerintah Afghanistan antara tahun 1996 dan 2001 dan digulingkan oleh invasi pimpinan AS pada tahun 2001.
Partai Sharif telah dikritik dalam beberapa bulan terakhir karena tidak tegas dengan kelompok militan di Punjab.
Partai Rakyat Pakistan yang saat ini berkuasa mengatakan Sharif dan sekutu-sekutunya memiliki sisi lunak kepada para militan.
Sharif, sebagai balasan tuduhan partai rakyat Pakistan, menyalahkan pemerintah federal yang telah mengambil arahan dari Washington tentang bagaimana untuk menangani masalah-masalah domestik negara. (fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Kedatangan Netanyahu ke AS Disambut Demo
Rabu, 07/07/2010 08:37 WIB - 4 Tentara NATO Tewas Lagi di Afghanistan
Rabu, 07/07/2010 08:30 WIB - Ramadhan Nanti Mesir Akan Terapkan Suara Adzan 'Terpadu'
Rabu, 07/07/2010 08:22 WIB - Burung Beo Saudi Dianjarkan Untuk Bisa Melantunkan Ayat Al-Quran
Rabu, 07/07/2010 08:05 WIB - Mufti Malaysia Fatwakan ESQ Sesat
Selasa, 06/07/2010 17:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




