Maroko Kembali Usir Misionaris Kristen
Pihak berwenang Maroko memutuskan untuk mengusir beberapa orang asing dari berbagai negara, atas tuduhan melakukan tindakan salah yang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Maroko.
Kementerian dalam negeri Maroko mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 16 orang yang di usir diantaranya adalah pengelola dan penghuni panti asuhan yang berada di sebuah distrik pusat provinsi negara.
Ditambahkan dalam pernyataan kementerian dalam negeri Maroko bahwa orang-orang yang diusir itu telah mengambil keuntungan dari status sosial beberapa keluarga miskin, dengan menargetkan anak-anak di bawah umur, tanpa kerangka kerja yang sesuai dengan hukum yang berlaku dengan mengambil anak-anak yang bukan anak terlantar dan yatim piatu."
Dia menunjukkan bahwa, di bawah kedok lembaga amal, kelompok ini telah banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan misionaris yang menargetkan anak-anak di usia dini yang berusia tidak lebih dari sepuluh tahun.
Pernyataan kementerian dalam negeri juga mengatakan bahwa dalam rangka investigasi yang diperintahkan oleh Jaksa Penuntut Umum, maka telah disita ratusan publikasi misionaris dan CD yang didedikasikan untuk tujuan yang sama, ditekankan disini bahwa tindakan ini termasuk dalam kegiatan memerangi para penginjil, "yang bermaksud untuk merusak ajaran Islam."
Sebelumnya pada bulan Maret tahun lalu, Maroko juga telah mengusir 5 orang misionaris yang beroperasi di wilayah mereka. Dan pada tanggal 4 Februari lalu aparat keamanan Maroko menangkap seorang misionaris asing sewaktu misionaris tersebut sedang menjalankan 'misi'nya.
Pengikut agama Kristen dan Yahudi bebas hidup di Maroko, tetapi mengajak serta membujuk umat Islam untuk masuk Kristen adalah perbuatan Ilegal. Maroko sejak lama telah menjadi target dari para misionaris asing, mereka banyak bergerak lewat lembaga-lembaga amal. (fq/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Perempuan AS, "Jihad Jane" Didakwa Tuduhan Terorisme
Rabu, 10/03/2010 14:16 WIB - Pemerintah Boneka Somalia Sambut Baik Intervensi Militer AS
Rabu, 10/03/2010 13:35 WIB - Partai Sayap Kanan Italia Kampanye Menentang Pembangunan Masjid
Rabu, 10/03/2010 12:58 WIB - Operasi Pemalsuan Paspor Oleh Israel, Dunia Diminta Waspada
Rabu, 10/03/2010 12:58 WIB - Joe Biden Mengutuk Pembangunan Pemukiman Baru Israel
Rabu, 10/03/2010 12:06 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




