Masih Ingat Dengan Usama bin Laden?
Usama bin Laden, masih ingatkah dengan dia? Di mana dia sekarang? AS ingin menangkap hidup atau mati. Pertanyaan ini bersamaan dengan perang di Afghanistan, yang masih terus berkecamuk, dan semakin meningkatnya operasi militer yang dilancarkan pasukan Nato dan Sekutunya di wilayah itu.
Pertanyaan ini, berkaitan dengan tertangkapnya orang nomor dua Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, dan tewasnya dua komandan Taliban, Baitullah Mesud dan Hakimullah Mesud oleh serangan missil AS, yang ditembakkan dari pesawat tanpa awak (drone).
Sejumlah pejabat keamanan yang terlibat dalam perang yang sudah berlangsung delapan tahun di Afghanistan, tak tahu keberadaan Bin Laden, dan tidak tahu apakah dia akan segera dapat ditangkap.
Stephen Tanner, seorang pengarang buku : "Afghanistan : A Military History from Alexander the Great to the War against the Taliban", mengatakan, kemungkinan badan Intelijen Pakistan (ISI), mengetahui keberadaaan Usamah. "ISI (Intelijen Pakistan) tahu di mana Usamah bin Laden bersembunyi, tapi tidak siap untuk mengatakan sekarang", ucap Stephen Tanner.
Tanner menyakini keberadaan Bin Laden itu, dibawah perlindungan intelijen Pakistan, tambah Tanner. Tanner melihat elemen-elemen dalam tubuh ISI - mantan pejabat intelijen pemerintah Pakistan, kemungkinan Usamah bin Laden ini menjadi 'kartu truf' untuk meningkatkan daya tawarnya dengan AS. Di kalangan pejabat intelijen Pakistan (ISI), merasa prihatin dengan meningkatnya hubungan keamanan antara AS dengan India,yang akan menjadi faktor ancaman keamanan negaranya di masa depan.
Dengan menggunakan kartu 'truf' itu, Pakistan menginginkan mendapatkan lebih banyak lagi bantuan dari AS, yang berkaitan dengan bantuan militer, khususnya untuk menghadapi rivalnya India. Pakistan dengan menggunakan kartu 'truf' Bin Laden itu, tidak ingin ditinggalkan AS, dan Pakistan menginginkan lebih banyak lagi bantuannya, ujar Tanner.
"Tidak mungkin sampai tidak tahu di mana keberadaan Usamah. ISI tahu di mana kepergian Usamah", ucapnya.
"Membunuh Bin Laden tidak manfaat", kata Mocktatis. "Dia akan menjadi pahlawan dunia Islam. Membunuh Bin Laden hanya akan semakin memperbanyak orang yang ingin mati syahid dan menjadi syuhada", tambah Mocktatis, pengamat politik di Washington.
Tapi, justru sejumlah negara Arab menyakini Bin Laden telah tewas oleh serangan pasukan AS di pegunungan Tora Bora, di Selatan Afghanistan, saat AS melakukan invasi militer ke Afghanistan. Bahwa Bin Laden masih hidup itu hanyalah propaganda CIA, yang menggunakan poto-poto palsu yang memang tujuannya untuk membenarkan agresi militer AS yang ada sekarang ini.
Kampanye Usamah bin Laden itu hanyalah tipuan belaka, yang untuk menyesatkan opini masyarakat dunia, yang selalu dihadapkan dengan ancaman Al-Qaidah dan Usamah bin Laden. Semuanya itu hanyalah penyesatan belaka. (m/cnn)
Lainnya (Arsip)
- Sebuah Sinagog Di Mesir
Kamis, 04/03/2010 15:08 WIB - Musab Murtadin: Saya Menjadi Agen Israel, untuk Selamatkan Darah Orang Tak Berdosa
Kamis, 04/03/2010 14:55 WIB - Korupsi Di Lingkungan Istana Saudi, Khal?
Kamis, 04/03/2010 14:05 WIB - Karya Seni Kontemporer, Muslim Bersujud Di Atasnya Berdiri Yahudi
Kamis, 04/03/2010 14:03 WIB - Tolak di 'Scan' di Bandara, Seorang Muslimah Dilarang Naik Pesawat
Kamis, 04/03/2010 12:27 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




