Masih Ingat Dengan Usama bin Laden?

Kamis, 04/03/2010 15:19 WIB | Arsip | Cetak

Usama bin Laden, masih ingatkah dengan dia? Di mana dia sekarang? AS ingin menangkap hidup atau mati. Pertanyaan ini bersamaan dengan perang di Afghanistan, yang masih terus berkecamuk, dan semakin meningkatnya operasi militer yang dilancarkan pasukan Nato dan Sekutunya di wilayah itu.

Pertanyaan ini, berkaitan dengan tertangkapnya orang nomor dua Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, dan tewasnya dua komandan Taliban, Baitullah Mesud dan Hakimullah Mesud oleh serangan missil AS, yang ditembakkan dari pesawat tanpa awak (drone).

Sejumlah pejabat keamanan yang terlibat dalam perang yang sudah berlangsung delapan tahun di Afghanistan, tak tahu keberadaan Bin Laden, dan tidak tahu apakah dia akan segera dapat ditangkap.

Stephen Tanner, seorang pengarang buku : "Afghanistan : A Military History from Alexander the Great to the War against the Taliban", mengatakan, kemungkinan badan Intelijen Pakistan (ISI), mengetahui keberadaaan Usamah. "ISI (Intelijen Pakistan) tahu di mana Usamah bin Laden bersembunyi, tapi tidak siap untuk mengatakan sekarang", ucap Stephen Tanner.

Tanner menyakini keberadaan Bin Laden itu, dibawah perlindungan intelijen Pakistan, tambah Tanner. Tanner melihat elemen-elemen dalam tubuh ISI - mantan pejabat intelijen pemerintah Pakistan, kemungkinan Usamah bin Laden ini menjadi 'kartu truf' untuk meningkatkan daya tawarnya dengan AS. Di kalangan pejabat intelijen Pakistan (ISI), merasa prihatin dengan meningkatnya hubungan keamanan antara AS dengan India,yang akan menjadi faktor ancaman keamanan negaranya di masa depan.

Dengan menggunakan kartu 'truf' itu, Pakistan menginginkan mendapatkan lebih banyak lagi bantuan dari AS, yang berkaitan dengan bantuan militer, khususnya untuk menghadapi rivalnya India. Pakistan dengan menggunakan kartu 'truf' Bin Laden itu, tidak ingin ditinggalkan AS, dan Pakistan menginginkan lebih banyak lagi bantuannya, ujar Tanner.

"Tidak mungkin sampai tidak tahu di mana keberadaan Usamah. ISI tahu di mana kepergian Usamah", ucapnya.

"Membunuh Bin Laden tidak manfaat", kata Mocktatis. "Dia akan menjadi pahlawan dunia Islam. Membunuh Bin Laden hanya akan semakin memperbanyak orang yang ingin mati syahid dan menjadi syuhada", tambah Mocktatis, pengamat politik di Washington.

Tapi, justru sejumlah negara Arab menyakini Bin Laden telah tewas oleh serangan pasukan AS di pegunungan Tora Bora, di Selatan Afghanistan, saat AS melakukan invasi militer ke Afghanistan. Bahwa Bin Laden masih hidup itu hanyalah propaganda CIA, yang menggunakan poto-poto palsu yang memang tujuannya untuk membenarkan agresi militer AS yang ada sekarang ini.

Kampanye Usamah bin Laden itu hanyalah tipuan belaka, yang untuk menyesatkan opini masyarakat dunia, yang selalu dihadapkan dengan ancaman Al-Qaidah dan Usamah bin Laden. Semuanya itu hanyalah penyesatan belaka. (m/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang