Masjid-Masjid di Prancis Jadi Sasaran Penistaan

Selasa, 02/02/2010 11:18 WIB | Arsip | Cetak

Sebuah masjid di Prancis kembali menjadi sasaran vandalisme akhir pekan kemarin. Serangan ini menimbulkan kekhawatiran akan makin meningkatnya sentimen anti-Islam di negeri itu.

Pelaku vandalisme menuliskan kata-kata "Keluarkan Islam dari Eropa" dan "Prancis untuk Orang Prancis" di dinding dan pintu masuk masjid di kawasan Crepy-en-Valois, sebelah utara Paris. Sebulan sebelumnya, masjid di selatan kota Castres juga menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya mencoret-coret bagian luar dinding masjid dengan gambar swastika dan tulisan "Sieg Heil". Bukan cuma itu, di daun pintu ditemukan gambar-gambar bendera Prancis dan telinga babi serta kaki babi yang digantungkan pelakunya ke gagang pintu masjid.

Para pemuka Muslim di Prancis sudah meminta otoritas berwenang di Prancis agar berbuat sesuatu untuk mengakhiri kecenderungan makin meningkatnya aksi vandalisme ke tempat-tempat ibadah kaum Muslimin. Dewan Muslim Prancis juga mendesak Presiden Nicolas Sarkozy untuk mendukung parlemen yang menyerukan agar pemerintah membahas persoalan makin meningkatnya gejala Islamofobia di Prancis.

Tapi pemerintah menolak usulan komisi parlemen itu bersamaan dengan rencana memberlakukan larang bercadar di tempat-tempat umum. Sikap pemerintah membuat para pemuka Muslim di Prancis kecewa. Tokoh Muslim di Castres, Abdulmalik Bouregba menyatakan, aksi-aksi vandalisme di masjid-masjid adalah dampak dari sikap pemerintah Prancis yang lebih meributkan persoalan identitas nasional dan mengabaikan keberadaan komunitas Muslim di negeri itu. Padahal, Prancis adalah negara Eropa yang paling banyak warga Muslimnya, yaitu sekitar 7 juta jiwa dibandingkan negara-negara Eropa lainnya. (ln/mol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang