Masjid-Masjid di Prancis Jadi Sasaran Penistaan
.jpg)
Sebuah masjid di Prancis kembali menjadi sasaran vandalisme akhir pekan kemarin. Serangan ini menimbulkan kekhawatiran akan makin meningkatnya sentimen anti-Islam di negeri itu.
Pelaku vandalisme menuliskan kata-kata "Keluarkan Islam dari Eropa" dan "Prancis untuk Orang Prancis" di dinding dan pintu masuk masjid di kawasan Crepy-en-Valois, sebelah utara Paris. Sebulan sebelumnya, masjid di selatan kota Castres juga menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya mencoret-coret bagian luar dinding masjid dengan gambar swastika dan tulisan "Sieg Heil". Bukan cuma itu, di daun pintu ditemukan gambar-gambar bendera Prancis dan telinga babi serta kaki babi yang digantungkan pelakunya ke gagang pintu masjid.
Para pemuka Muslim di Prancis sudah meminta otoritas berwenang di Prancis agar berbuat sesuatu untuk mengakhiri kecenderungan makin meningkatnya aksi vandalisme ke tempat-tempat ibadah kaum Muslimin. Dewan Muslim Prancis juga mendesak Presiden Nicolas Sarkozy untuk mendukung parlemen yang menyerukan agar pemerintah membahas persoalan makin meningkatnya gejala Islamofobia di Prancis.
Tapi pemerintah menolak usulan komisi parlemen itu bersamaan dengan rencana memberlakukan larang bercadar di tempat-tempat umum. Sikap pemerintah membuat para pemuka Muslim di Prancis kecewa. Tokoh Muslim di Castres, Abdulmalik Bouregba menyatakan, aksi-aksi vandalisme di masjid-masjid adalah dampak dari sikap pemerintah Prancis yang lebih meributkan persoalan identitas nasional dan mengabaikan keberadaan komunitas Muslim di negeri itu. Padahal, Prancis adalah negara Eropa yang paling banyak warga Muslimnya, yaitu sekitar 7 juta jiwa dibandingkan negara-negara Eropa lainnya. (ln/mol)
Lainnya (Arsip)
- Rakyat AS Mencari Suaka Ke Inggris, Benarkah AS Negara Bebas?
Selasa, 02/02/2010 10:44 WIB - Rekomendasi: Universitas di Jerman Harus Punya Jurusan Studi Islam
Selasa, 02/02/2010 09:53 WIB - Strategi Terbaru Pentagon Berfokus pada Serangan Cyber
Selasa, 02/02/2010 09:07 WIB - Kunjungan Rahasia Kepala CIA ke Israel
Selasa, 02/02/2010 08:36 WIB - PM Italia: Masa Depan Negara Yahudi Berada di Uni Eropa
Selasa, 02/02/2010 08:03 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




