Masjid Ottawa, Susahnya Mencari Imam Berkualitas

Kamis, 01/05/2008 11:40 WIB | Arsip | Cetak

Komunitas Muslim di Ottawa, Kanada kesulitan mencari imam dari luar negeri yang benar-benar berkualitas untuk melakukan pembenahan dan memberikan pembinaan bagi para imam lokal.

Menurut Presiden Ottawa Muslim Association (OMA), Mumtaz Akhtar, pihaknya terpaksa mencari imam dari luar negeri karena minimnya imam lokal saat ini. Namun mencari imam dari luar negeri yang berkualitas pun bukan perkara gampang, karena sudah 15 bulan ini mereka mencari ke berbagai negara, tapi belum menemukan imam yang tepat sebagai pengganti Dr Gamal Solaiman yang mengundurkan diri sebagai Imam Masjid Ottawa tahun 2007 kemarin, dengan alasan kesehatan.

Selama ini, Ottawa Muslim Association sudah banyak menerima surat lamaran untuk menjadi imam di Masjid Ottawa, dari berbagai negara. Antara lain dari India, Pakistan, Uganda, AS dan Inggris. Tapi tidak ada satu pun pelamar yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan, yaitu lancar berbahasa Inggris, memiliki pengetahuan tentang budaya Amerika Utara dan tentu saja memiliki ilmu keIslaman yang lebih dari memadai. Kebanyakan para pelamar yang gagal, karena masalah ketidaklancaran bahasa Inggris dan kurang memadainya keilmuan Islam mereka.

Jumlah masjid di Ottawa lumayan banyak, tapi Masjid Ottawa menjadi jantung bagi komunitas Muslim dan imam masjid itu harus bisa menjadi pemimpin spiritual bagi sekitar 50 ribu Muslim di negeri itu.

Karena kebutuhan imam yang begitu mendesak, Ottawa Muslim Association akhirnya mencoba mencari imam dari Al-Azhar Mesir. "Kami telah menyampaikan surat permohonan pada kedutaan besar Mesir dan mereka mengatakan akan mengirimkan seorang imam untuk kami, kata Nazih Hammoud, ketua pengurus OMA.

Ketua tim pencari imam, Muhammad Naim menambahkan, pihaknya berharap sudah mendapatkan imam sebelum Ramadhan bulan September mendatang. "Mereka (pihak Mesir) meyakinkan bahwa kami akan mendapatkan imam yang tepat, " kata Naim. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang