Saudi Akan Izinkan Perempuan Ikut Pemilu

Arab Saudi sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan perempuan memberikan hak suara mereka dalam pemilihan umum kota tahun ini, namun mereka masih dilarang untuk berjalan sendirian menuju tempat pemungutan suara, kata seorang pejabat senior pemerintah yang dikutip media pada hari Minggu kemarin.
Pangeran Mansour bin Muteb, wakil menteri untuk urusan perkotaan dan pedesaan, membuat pernyataan tersebut setelah menghadiri konferensi dari dewan kota di propinsi di wilayah timur Saudi, kata koran Saudi melaporkan.
Pertemuan di konferensi tersebut salah satu rekomendasinya adalah perempuan harus memenuhi syarat tertentu untuk bisa ikut memilih dalam pemilihan nanti, kata harian Al-Watan yang cenderung liberal.
Pejabat dari urusan perkotaan dan pedesaan belum dapat dikonfirmasi untuk dimintakan komentarnya tentang persoalan ini.
Pada pemilihan umum kota tahun 2005 yang lalu hanya laki-laki yang memenuhi syarat saja yang boleh memberikan hak suaranya, kerajaan Saudi pertama kali melakukan pemilu nasional sejak dari awal negara ini berdiri pada tahun 1932.
Pertemuan di propinsi wilayah timur,merupakan indikasi pertama bahwa pemilihan umum kota akan dilaksanakan tahun ini, dan rekomendasinya agar pemerintah melanjutkan terus setengah dari anggota dewan sebelumnya, kata harian Al-Watan.(fq/alby)
Lainnya (Arsip)
- Pasukan AS Kembali Menewaskan Dua Warga Irak
Senin, 27/04/2009 12:17 WIB - Turki Berdamai dengan Armenia, Azerbaijan Tutup Masjid Turki
Senin, 27/04/2009 11:24 WIB - Katolik Malaysia Masih Menolak Untuk Tidak Menggunakan Kata 'Allah'
Senin, 27/04/2009 09:43 WIB - Mahdi Akif: Tak Ada Lagi Mubarak Untuk Presiden Mesir
Senin, 27/04/2009 08:05 WIB - Kandidat Menlu Baru Turki : Dinasti Utsmani Akan Kembali Berjaya
Senin, 27/04/2009 05:30 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




