Meneladani Abdullah Muhammad Musa, Mampukah Kita?

Jumat, 17/07/2009 10:32 WIB | Arsip | Cetak

Kecintaannya pada Al-Quran membuatnya bertekad untuk menghapal Al-Quran meski usianya sudah tidak muda lagi. Abdullah Muhammad Musa yang kini berusia lebih dari 70 tahun, mendaftarkan diri ke kelompok penghapal al-Quran untuk orang dewasa di Masjid King Abdul Aziz dan baru-baru ini, ia dinyatakan lulus dari kelas penghapal Al-Quran dengan nilai yang memuaskan.

Musa mengambil kelas khusus pada malam hari untuk lansia seperti dirinya yang ingin menghapal Al-Quran. "Adanya kelas itu memberikan kesempatan bagi saya yang sudah tua ini dan bagi para pegawai kantor yang ingin mempelajari kita Allah," ujarnya.

Sejak kecil, Musa mengaku sudah mulai belajar menghapal Al-Quran dan sudah bisa membaca dua juz Al-Quran di luar kepala. Tapi hapalannya hilang begitu saja karena kesibukannya sehari-hari. Meski demikian, kecintaan Musa pada Al-Quran tidak pernah padam dan kecintaan itulah yang mendorongnya untuk mewujudkan cita-citanya menghapal seluruh isi Al-Quran meski usianya sudah lanjut.

"Saya mulai belajar menghapal Al-Quran di Masjid King Abdul Aziz dan saya berhasil menghapal 10 juz. Awalnya, saya menghadapi kesulitan dalam penyebutan huruf-huruf Al-Quran dengan benar dan dalam masalah tajwid. Tapi akhirnya saya mampu mengatasi kesulitan itu," kata Musa.

Setelah itu, Musa ikut kelompok penghapal Qur'an di Masjid Salah Karamah. Di sini ia berhasil menghapal seluruh isi Al-Quran yang terdiri dari 30 juz dalam waktu dua setengah tahun. "Saya biasanya menghapal dua sampai tiga halaman Al-Quran pada siang hari dan pada sore hari, saya pergi ke Masjid King Abdul Aziz untuk mengoreksi hapalan dan bacaan Al-Quran saya," sambung Musa.

Ternyata bukan hanya tekad kecintaan pada Al-Quran saja yang membuat Musa sukses menghapal Al-Quran. Musa mengatakan, bantuan dan dorongan semangat dari isteri dan anak-anak lelakinya ikut berperan pada kesuksesannya.

Tekad dan semangat Musa belajar dan menghapal Al-Quran patut diteladani oleh setiap Muslim. Dalam usianya yang sudah lanjut, setiap hari Musa harus berjalan kaki sepanjang enam kilometer dari rumahnya ke dua masjid tempatnya belajar Al-Quran. Tapi semangat dan kecintaan itu membuahkan hasil yang memuaskan, oleh Masjid King Abdul Aziz Musa dinyatakan lulus dengan predikat "terhormat", karena ia berhasil mendapatkan skor 91 persen. (ln/arabnews)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang