Mengapa Banjir Besar Masih Menggenangi Saudi?

Rabu, 20/01/2010 05:48 WIB | Arsip | Cetak


Senin (18/0) kemarin, banjir besar kembali terjadi di Saudi. Tepatnya di Tabuk. Lebih dari 75 orang terdampar di sejumlah lembah di seluruh wilayah. Sekitar 27 orang terluka, sekolah dan kerja diliburkan, serta listrik pun padam.

Jenderal Suleiman Al-Huwaiti, Kepala Pertahanan Sipil di Tabuk, mengatakan hujan lebat membanjiri semua provinsi lembah-lembah. "Pertahanan Sipil menyelamatkan lebih dari 75 orang dan operasi penyelamatan sedang berlangsung. Pada hari Ahad, Pertahanan Sipil mengeluarkan peringatan meminta orang-orang untuk berhati-hati. Banyak orang yang tidak serius. Saya berharap orang akan mengambil pelajaran di masa depan," ujarnya.

Gubernur Tabuk Pangeran Fahd bin Sultan menindaklanjuti operasi penyelamatan dan telah meninjau kondisi darurat yang sedang dilaksanakan. Brigjen Mamdouh Salman, juru bicara resmi untuk Pertahanan Sipil Tabuk, mengatakan hujan lebat terjadi di Deba, Al-Bada dan Haql di sekitar tengah malam hari pada Minggu malam.

"Lembah terbesar Tabuk, Wadi Dahkan, kebanjiran," kata Salman. "Hal ini mengakibatkan banyak orang, terutama pekerja peternakan, terbawa banjir. 68 orang diselamatkan dari Wadi Dahkan dan 27 orang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Deba.”

Padahal selama ini Tabuk termasuk daerah yang sama sekali kering dari hujan. Tidak heran jika banjir yang selalu terjadi di Arab Saudi sejak dari musim haji sekitar satu bulan yang lalu, menjadi pertanyaan banyak orang, bahkan rakyat Arab Saudi sendiri. (sa/arabnews)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang