Mengapa Hugo Chavez Membenci Amerika?

Selasa, 26/01/2010 12:43 WIB | Arsip | Cetak

Lihatlah ke Venezuela dalam beberapa tahun belakangan ini. Di antara kepala-kepala negara, tampaknya tak ada yang bisa mengalahkan kebencian Hugo Chavez, presiden Venezuela, terhadap Amerika. Memangnya kenapa, Mr Chavez?

Seperti diketahui bahwa Chavez selalu saja melontarkan kritikan dan kecaman yang mengutuk semua tindakan Amerika. Ketika pertama kali terjadi serangan Israel kepada penduduk Gaza setahun yang lalu, ia segera menutup semua sinagog di negerinya. Ini dilakukannya karena Israel merupakan "anak emas" AS selama ini. Ia menyalahkan Amerika yang tidak melakukan tindakan apapun kepada Israel.

Kemudian yang terbaru ini, ketika terjadi peristiwa Haiti, Amerika yang memberikan bantuan banyak sekali atas bencana gempa bumi, Chavez mengatakan bahwa itu bukanlah bantuan sama sekali, tapi sebuah invasi. "Setelah gempa sebenarnya, sekarang Haiti mengalami gempa senjata." begitu ucapan sinikal Chavez.

Bahkan tak tanggung-tanggung, Chavez memanggil George W. Bush (mantan presiden AS) dengan sebutan "El Diablo." Artinya, apalagi kalau bukan sebagai sumpah serapah sangat kasar.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi kebencian Chaves. Sebagian besar negara di dunia membenci Amerika karena arogansi mayoritas warga Amerika. Sementara seluruh dunia ini difokuskan pada konservasi energi sampai taraf tertentu, Amerika terus mendorong energi kendaraan yang paling tidak efisien.

Selama bertahun-tahun, Amerika Serikat selalu mewakili sekitar 25% dari konsumsi minyak tahunan dunia. Fakta ini menunjukkan pengabaian gerakan menuju energi bersih di seluruh dunia. Warga Amerika rata-rata lebih peduli siapa yang akan memenangkan pertandingan sepak bola berikutnya daripada kebanyakan isu-isu lain.

Alasan lainnya adalah saat ini Amerika menguasai dan mengendalikan perdagangan dunia. Negara-negara berpaham sosialis cenderung komunis seperti Venezuela berada di garis pinggir, hingga tak heran jika Chavez sangat membenci Amerika. (sa/mahalo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang