Mengapa saat ini media massa cetak AS hancur dan gulung tikar? Seperti yang kita ketahui, satu persatu, surat kabar-surat kabar di Amerika tutup buku.
Jawaban yang paling populer saat ini adalah kemunculan internet yang telah membumihanguskan semua media massa cetak yang ada. Benarkah seperti itu?
Ternyata Michael Moore, penulis buku dan sutradara film AS, berpendapat lain. Moore yang selalu membuat filmnya bertemakan kritik terhadap George W. Bush, perang di Irak, kekerasan dengan senjata api, sistem kesehatan, dan lain-lain, menyatakan bahwa matinya surat kabar AS karena keserakahan dan seringnya memberitakan hal yang tidak terjadi sebenarnya.
“Bukan Internet yang telah membunuh surat kabar,” tulisnya, “sebaliknya, surat kabar AS telah menggorok leher mereka sendiri."

Moore mengatakan bahwa surat kabar, telah mengejar keuntungan dengan mengorbankan pencarian berita. Dengan mendasarkan pada bisnis iklan, pemilik surat kabar telah mengabaikan mereka yang sebenarnya merupakan basis ekonomi.
Perkataan Moore bisa jadi menyiratkan berbagai rekayasa berita yang selama ini diturunkan oleh para media massa AS, yang kebetulan, adalah kebanyakan merupakan orang-orang Yahudi. Nah! (sa/tpf)
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Gampang-gampang susah mencari bankir syariah. Meski stok SDM melimpah, bahkan banyak yang menanyakan ke redaksi ib.eramuslim.com mengenai lowongan bankir syariah, tidaklah begitu saja masalah bankir syariah terpenuhi.
Bank syariah, bagi Fahrizal, adalah sebuah keberkahan tak terkira. Keyakinannya terhadap sistem ekonomi syariah yang rahmatan lil .alamin membuatnya percaya kepada bank yang ber-tagline "Pertama, Murni Syariah". Kenapa?
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut.