Mengapa Surat Kabar AS Bangkrut?

Mengapa saat ini media massa cetak AS hancur dan gulung tikar? Seperti yang kita ketahui, satu persatu, surat kabar-surat kabar di Amerika tutup buku.
Jawaban yang paling populer saat ini adalah kemunculan internet yang telah membumihanguskan semua media massa cetak yang ada. Benarkah seperti itu?
Ternyata Michael Moore, penulis buku dan sutradara film AS, berpendapat lain. Moore yang selalu membuat filmnya bertemakan kritik terhadap George W. Bush, perang di Irak, kekerasan dengan senjata api, sistem kesehatan, dan lain-lain, menyatakan bahwa matinya surat kabar AS karena keserakahan dan seringnya memberitakan hal yang tidak terjadi sebenarnya.
“Bukan Internet yang telah membunuh surat kabar,” tulisnya, “sebaliknya, surat kabar AS telah menggorok leher mereka sendiri."
Moore mengatakan bahwa surat kabar, telah mengejar keuntungan dengan mengorbankan pencarian berita. Dengan mendasarkan pada bisnis iklan, pemilik surat kabar telah mengabaikan mereka yang sebenarnya merupakan basis ekonomi.
Perkataan Moore bisa jadi menyiratkan berbagai rekayasa berita yang selama ini diturunkan oleh para media massa AS, yang kebetulan, adalah kebanyakan merupakan orang-orang Yahudi. Nah! (sa/tpf)
Lainnya (Arsip)
- Ulama Mesir Mendukung Larangan Cadar di Mesir
Rabu, 23/12/2009 13:46 WIB - Mesir Akan Menggagalkan Aksi Internasional Melawan Blokade Israel
Rabu, 23/12/2009 11:12 WIB - Pengacara: Hassan Menembak Karena Dilarang Berdoa
Rabu, 23/12/2009 11:01 WIB - Ditekan Yahudi, Perancis Hentikan Siaran TV Al-Aqsa Hamas
Rabu, 23/12/2009 08:51 WIB - Obama Cairkan Milyaran Dolar bagi Zionis
Rabu, 23/12/2009 07:45 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




