Mengapa Zuckerberg Tak Mau Menjual Facebook Senilai $ 1 Milliar?

Rabu, 09/06/2010 14:10 WIB | Arsip | Cetak

David Kirkpatrick, seorang wartawan, baru-baru ini menerbitkan bukunya "The Facebook Efect." Dalam buku itu, yang diluncurkan hari ini, Kirkpatrick memberikan sebuah grafik yang menarik tentang Facebook. Berawal dari sebuah kamar asrama di Harvard pada tahun 2004, kini Facebook telah mempunyai pengguna hampir 500 juta yang aktif setiap harinya.

Kirkpatrick menilai Zuckerberg, bukan hanya sebagai seorang programmer, tapi juga seorang filsuf dan pengusaha, seseorang yang masih berusia 26 tahun yang secara konsisten menghindari untuk menjual assetnya, karena dia melihat Facebook sebagai cara untuk mengubah dunia. Kabarnya, ia pernah ditawari oleh Viacom, Microsoft sebesar $ 1 milliar agar mau menjual Facebook.

Ini merupakan persepsi yang bertentangan dengan bagaimana Zuckerberg biasanya digambarkan. Bahkan Zuckerberg pun dikabarkan menolak adanya iklan di Facebook.

Jelas dalam hal ini, Zuckerberg meniru Donald Graham, salah satu mentor bisnisnya. Dia juga menunjukkan bagaimana Zuckerberg mampu meniru salah satu mentor bisnisnya, Washington Post Donald Graham.

Baik Graham dan juga Zuckerberg sama-sama Yahudi. Zuckerberg memastikan kendali sepihak atas perusahaannya, dan ia mengunakan itu untuk terus mendorong dunia menjadi lebih terbuka.

"Saya tidak berpikir ada sebuah perusahaan dengan skala perusahaan seperti ini melihat dirinya sendiri dengan cara ini," kata Kirkpatrick.

"Tidak ada perusahaan yang dikontrol oleh satu individu. Tidak ada perusahaan skala yang dijalankan oleh anak muda berusia 26 tahun karena ia ingin mengubah dunia. Ada begitu banyak hal tentang Facebook yang aneh dan unik." tambah Kirkpatrick. (sa/time)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang