Mengapa Zuckerberg Tak Mau Menjual Facebook Senilai $ 1 Milliar?
David Kirkpatrick, seorang wartawan, baru-baru ini menerbitkan bukunya "The Facebook Efect." Dalam buku itu, yang diluncurkan hari ini, Kirkpatrick memberikan sebuah grafik yang menarik tentang Facebook. Berawal dari sebuah kamar asrama di Harvard pada tahun 2004, kini Facebook telah mempunyai pengguna hampir 500 juta yang aktif setiap harinya.
Kirkpatrick menilai Zuckerberg, bukan hanya sebagai seorang programmer, tapi juga seorang filsuf dan pengusaha, seseorang yang masih berusia 26 tahun yang secara konsisten menghindari untuk menjual assetnya, karena dia melihat Facebook sebagai cara untuk mengubah dunia. Kabarnya, ia pernah ditawari oleh Viacom, Microsoft sebesar $ 1 milliar agar mau menjual Facebook.
Ini merupakan persepsi yang bertentangan dengan bagaimana Zuckerberg biasanya digambarkan. Bahkan Zuckerberg pun dikabarkan menolak adanya iklan di Facebook.
Jelas dalam hal ini, Zuckerberg meniru Donald Graham, salah satu mentor bisnisnya. Dia juga menunjukkan bagaimana Zuckerberg mampu meniru salah satu mentor bisnisnya, Washington Post Donald Graham.
Baik Graham dan juga Zuckerberg sama-sama Yahudi. Zuckerberg memastikan kendali sepihak atas perusahaannya, dan ia mengunakan itu untuk terus mendorong dunia menjadi lebih terbuka.
"Saya tidak berpikir ada sebuah perusahaan dengan skala perusahaan seperti ini melihat dirinya sendiri dengan cara ini," kata Kirkpatrick.
"Tidak ada perusahaan yang dikontrol oleh satu individu. Tidak ada perusahaan skala yang dijalankan oleh anak muda berusia 26 tahun karena ia ingin mengubah dunia. Ada begitu banyak hal tentang Facebook yang aneh dan unik." tambah Kirkpatrick. (sa/time)
Lainnya (Arsip)
- Partai Sayap Kanan Belanda Menang?
Rabu, 09/06/2010 13:25 WIB - Organisasi Yahudi Timur Tengah dan Inggris Berencana Kirim Bantuan ke Gaza
Rabu, 09/06/2010 13:01 WIB - Erdogan: Israel Jangan Harap Dapat Gas dari Turki
Rabu, 09/06/2010 12:32 WIB - PHR: CIA Terbukti Jadikan Tahanan Sebagai "Kelinci Percobaan"
Rabu, 09/06/2010 12:17 WIB - Anggota Parlemen Arab di Israel Diancam Dibunuh
Rabu, 09/06/2010 11:55 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




