Menlu Inggris pun Bertekuk Lutut Pada Israel

Inggris tak berani melawan tekanan Israel yang berang atas dikeluarkannya surat perintah penangkapan terhadap mantan menteri luar negeri Israel Tzipi Livni terkait keterlibatan Livni dalam kejahatan perang Israel di Jalur Gaza tahun 2008 lalu. Menlu Inggris David Miliband mengisyaratkan akan mencabut surat perintah penangkapan itu untuk menjaga hubungan baik antara Inggris dan Israel.
Miliband langsung menggelar pertemuan dengan dubes Israel di London sehari setelah tersiar kabar bahwa Livni membatalkan kunjungannya ke Inggris karena mendengar Inggris mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mantan menteri luar negeri Israel itu.
Dalam pertemuan itu, Miliband mengatakan bahwa hukum Inggris memberikan kewenangan pada majelis hakim untuk mengeluarkan surat penangkapan terhadap pejabat pemerintahan negara lain tanpa pemberitahuan terlebih dahulu atau tanpa rekomendasi dari pihak kejaksaan.
Namun terkait surat perintah penangkapan terhadap Livni, Miliband menyatakan bahwa pemerintah Inggris tidak bisa mentoleransi tindakan yang telah mempermalukan pejabat pemerintah Israel dan berjanji hal itu tidak akan terulang lagi.
Ia juga mengatakan bahwa undang-undang yang memberikan kewenangan pada hakim untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan pada para pejabat negara asing harus dikajiulang dan direformasi. "Israel adalah partner strategis dan teman dekat Inggris. Kami bertekad untuk menjaga dan meningkatkan hubungan kedua negara.
Para pemimpin Israel, seperti juga para pemimpin negara lainnya, harus bisa berkunjung dan berdialog dengan pemerintah Inggris," kata Miliband yang sudah membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Gordon Brown dan Menteri Kehakiman Jack Straw.
Miliband juga langsung menelpon Livni dan mengaku syok mendengar kabar dikeluarkannya surat perintah penangkapan terhadap Livni. Sementara Livni mengatakan bahwa secara pribadi ia tidak tersinggung dengan dikeluarkannya surat perintah penangkapan itu.
"Tapi surat penangkapan itu akan mempengaruhi citra Israel secara keseluruhan dan mengganggu upaya kerjasama untuk melawan elemen-elemen yang mengancam eksistensi Israel," kata Livni.
Dubes Israel di London, Ron Prosor mendesak pemerintah Inggris untuk ikut serta melawan fenomena yang menginginkan para pejabat negara Israel ditangkap. Secara khusus, kementerian luar negeri Israel sudah menyampaikan pesan pada pemerintah Inggris agar berkomitmen untuk mencegah segala bentuk tindakan anti-Israel.
"Israel mendesak pemerintah Inggris untuk menjaga dan menghormati janjinya sendiri untuk mencegah munculnya kekuatan-kekuatan anti-Israel dan tidak mengeksploitasi sistem hukum Inggris untuk bersikap anti-Israel dan menangkap warga negara Israel.
Jika Inggris tidak segera menyelesaikan masalah ini dan mengambil tindakan, hubungan kedua negara akan terganggu," demikian pernyataan kementerian luar negeri Israel. (ln/hrz/ynet)
Lainnya (Arsip)
- Anggota Parlemen Israel Dukung Keputusan Menangkap Livni
Rabu, 16/12/2009 10:43 WIB - Umat Manusia Akan Menghadapi Malapetaka
Rabu, 16/12/2009 10:35 WIB - Pakistan Kembali Diguncang Bom
Rabu, 16/12/2009 10:20 WIB - Diskriminasi Agama Menyulitkan Muslim Eropa
Rabu, 16/12/2009 10:16 WIB - Sambut Piala Dunia 2010, Afrika Selatan Dirikan Hotel "Halal"
Rabu, 16/12/2009 09:24 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




