Menlu Irak Menyerukan Campur Tangan PBB

Selasa, 27/10/2009 16:43 WIB | Arsip | Cetak

Menlu Irak Hoshiyar Zebari minta PBB ikut turun tangan untuk menyelidiki insiden serangan bom bunuh diri di Baghdad yang tejadi hari Minggu (25/10). Dua serangan bom bunuh diri yang terjadi Ahad kemarin merupakan serangan bom bunuh diri terburuk di Irak, menewaskan 155 orang dan ratusan orang lainnya luka-luka.

"Insiden berdarah hari Minggu kemarin memperkuat keinginan Irak untuk mendesak PBB dan Dewan Keamanan-nya agar mengutus seorang utusan internasional ke Irak dan mengevaluasi level gangguan terhadap stabilitas keamanan di Irak," kata Zebari.

"Saya yakin, desakan ini akan membuahkan hasil, terutama setelah terjadi dua ledakan dahsyat hari Minggu kemarin. Insiden itu menunjukkan bahwa pengiriman utusan khusus PBB ke Irak merupakan isu vital dan penting. Kami membutuhkan bantuan internasional," sambung Zebari.

Dua serangan bom bunuh diri yang terjadi di dekat gedung kementerian kehakiman dan gedung pemerintahan provinsi di Baghdad hari Minggu kemarin memicu kritikan tajam rakyat Irak terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Nouri Al-Maliki. Mereka menilai Al-Maliki gagal memulihkan situasi keamanan di Irak.

"Setiap muncul di televisi Al-Maliki selalu bilang bahwa situasi stabil dan keamanan sudah pulih. Seharusnya dia datang dan melihat semua kehancuran ini," kritik Ahmed Mahmoud di Rumah Sakit Yarmouk setelah menemukan saudara lelakinya yang menjadi korban serangan bom hari Minggu kemarin.

Sehari setelah insiden serangan, sebuah kelompok yang menamakan dirinya organisasi Negara Islami Irak dan mengklaim bagian dari jaringan Al-Qaida mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan bom bunuh diri tersebut. Dalam pernyataan yang dimuat di sebuah situs internet, kelompok itu menyatakan bahwa serangan itu ditujukan ke sarang-sarang kekafiran. Namun tidak ada yang bisa menjamin tentang eksistensi kelompok itu maupun klaim yang tercantuk dalam pernyataan mereka.

Yang jelas, aksi-aksi kekerasan dan serangan bom bunuh diri yang memakan banyak korban sering terjadi menyusul rencana penarikan mundur pasukan AS dari Negeri 1001 Malam itu. AS selalu menggunakan dalih kemampuan aparat Irak dalam menjaga stabilitas keamanan di Irak untuk mengulur waktu penarikan pasukannya. (ln/aby/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang