Menteri Israel Ancam Akan Bunuh Ismail Haniyah

Rabu, 28/01/2009 10:29 WIB | Arsip | Cetak

Menteri Transportasi Israel Shaul Mofaz mengancam akan membunuh Perdana Menteri dari Hamas, Ismail Haniya jika Hamas tidak juga membebaskan prajurit Israel Gilad Shalit yang sejak agresi brutal Israel ke Gaza belum jelas nasibnya.

Shalit tertangkap dan ditawan oleh pejuang Palestina dalam sebuah operasi di perbatasan Gaza tahun 2006.

"Sepanjang Gilad Shalit belum melihat sinar matahari, Anda (Haniyah) juga tidak akan melihat sinar mentari. Sepanjang Shalit belum dibebaskan, Anda dan rekan-rekan Anda tidak akan bisa bebas," ancam Mofaz.

"Kami tidak segan-segan menyingkirkan Anda seperti kami menyingkirkan Yassin dan Rantissi," sambung Mofaz yang sebelumnya sudah mendesak pemerintahan Israel agar melanjutkan kebijakan "pembunuhan" terhadap target-target utama mereka di kalangan pemimpin Hamas.

Syaikh Ahmad Yassin dan Abdul Aziz Rantissi adalah dua pemimpin Hamas yang syahid akibat serangan Israel yang dilakukan masing-masing pada bulan Maret dan April 2004.

Seorang pejabat Israel mengungkapkan publik dan pemerintah Israel sudah berkonsensus untuk membebaskan Shalit meski harus melakukan kebijakan yang sangat buruk ke Palestina sebagai konsekuensinya.

Israel menolak tawaran Hamas yang meminta agar Israel membebaskan para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel sebagi kompensasi pembebasan Shalit.

Sejauh ini, nasib Shalit belum jelas apakah masih hidup atau sudah tewas. Saat agresi brutal Israel ke Gaza kemarin, Hamas melaporkan bahwa Shalit terluka akibat bom yang dijatuhkan pesawat tempur Israel ke gedung tempat Shalit ditawan.

Belakangan, Shalit dikabarkan tewas juga akibat serangan bom Israel. Hamas sudah menyatakan mereka tidak bertanggung jawab lagi atas nasib Shalit dan menyuruh Israel untuk mencari sendiri keberadaan Shalit. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang