Menteri Turki Serukan Kaum Muslimin Boikot Bank-Bank Swiss

Menteri Luar Negeri Turki Egemen Bagis menyerukan umat Islam untuk menarik semua uangnya dari bank-bank Swiss dan tidak lagi menggunakan jasa-jasa banks Swiss. Bagis menyerukan boikot terhadap bank-bank Swiss sebagai respon atas larangan menara masjid di negara Eropa itu.

"Larangan menara masjid itu merupakan kesempatan bagi saudara-saudara kita di seluruh negeri Muslim yang menyimpan uangnya di bank-bank Swiss, untuk mempertimbangkan menarik semua uang mereka," kata Bagis yang juga juru runding Turki dalam negosiasi keanggotaan Turki ke dalam blok Uni Eropa.

Bagis mengecam pemerintah Swiss yang telah memberi peluang atas referendum yang digulirkan oleh partai sayap kiri di Swiss itu. Namun ia yakin, pemerintah Swiss akan mengakaji kembali larangan tersebut setelah mendapat tekanan yang kuat dari dunia internasional.

Lebih lanjut Bagis menyerukan agar umat Islam dan negeri-negeri Muslim memindahkan dana yang disimpannya di bank-bank Swiss ke bank-bank Turki. Bagis menjamin bank-bank di Turki adalah bank-bank yang sehat. "Tahun 2008, ketika banyak bank di dunia yang bankrut, tak satupun bank di Turki yang terpengaruh oleh krisis global. Pintu bank-bank di Turki terbuka lebar bagi umat Islam yang ingin menyimpan uangnya," tukas Bags.

Sementara di Swiss sendiri, larangan menara masjid mulai memicu perdebatan. Para ekonom mengkhawatirkan larangan itu akan mempengaruhi perekonomian Swiss. Setiap tahunnya, Swiss rata-rata menerima kunjungan 250.000 wisatawan dari negeri-negeri Muslim yang memberikan kontribusi 5 persen dari seluruh pendapatan sektor wisata negara Swiss.

Juru Bicara Economiesuisse-wadah organisasi ekonomi terbesar di Swiss-Urs Rellstab dalam pernyataan sikapnya atas referendum larangan menara masjid menyatakan bahwa 7 persen tujuan ekspor Swiss adalah negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

"Negeri-negeri Muslim adalah pasar yang terus berkembang dan menjadi penting di masa-masa krisis," tulis Rellstab dalam pernyataannya.

Media massa di Swiss juga mengingatkan akan bahaya jika umat Islam menarik seluruh simpanannya di bank-bank Swiss sebagai balasan atas larangan menara masjid di negeri itu. Kemungkinan ini akan menimbulkan persoalan bagi perekonomian dalam negeri Swiss. (ln/zaman)

Rabu, 02/12/2009 12:54 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

Dengan Perbankan Syariah Transaksi Bisnis Dijamin Halal

Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Dunia Islam
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login