Menteri Turki Serukan Kaum Muslimin Boikot Bank-Bank Swiss

Rabu, 02/12/2009 12:54 WIB | Arsip | Cetak

Menteri Luar Negeri Turki Egemen Bagis menyerukan umat Islam untuk menarik semua uangnya dari bank-bank Swiss dan tidak lagi menggunakan jasa-jasa banks Swiss. Bagis menyerukan boikot terhadap bank-bank Swiss sebagai respon atas larangan menara masjid di negara Eropa itu.

"Larangan menara masjid itu merupakan kesempatan bagi saudara-saudara kita di seluruh negeri Muslim yang menyimpan uangnya di bank-bank Swiss, untuk mempertimbangkan menarik semua uang mereka," kata Bagis yang juga juru runding Turki dalam negosiasi keanggotaan Turki ke dalam blok Uni Eropa.

Bagis mengecam pemerintah Swiss yang telah memberi peluang atas referendum yang digulirkan oleh partai sayap kiri di Swiss itu. Namun ia yakin, pemerintah Swiss akan mengakaji kembali larangan tersebut setelah mendapat tekanan yang kuat dari dunia internasional.

Lebih lanjut Bagis menyerukan agar umat Islam dan negeri-negeri Muslim memindahkan dana yang disimpannya di bank-bank Swiss ke bank-bank Turki. Bagis menjamin bank-bank di Turki adalah bank-bank yang sehat. "Tahun 2008, ketika banyak bank di dunia yang bankrut, tak satupun bank di Turki yang terpengaruh oleh krisis global. Pintu bank-bank di Turki terbuka lebar bagi umat Islam yang ingin menyimpan uangnya," tukas Bags.

Sementara di Swiss sendiri, larangan menara masjid mulai memicu perdebatan. Para ekonom mengkhawatirkan larangan itu akan mempengaruhi perekonomian Swiss. Setiap tahunnya, Swiss rata-rata menerima kunjungan 250.000 wisatawan dari negeri-negeri Muslim yang memberikan kontribusi 5 persen dari seluruh pendapatan sektor wisata negara Swiss.

Juru Bicara Economiesuisse-wadah organisasi ekonomi terbesar di Swiss-Urs Rellstab dalam pernyataan sikapnya atas referendum larangan menara masjid menyatakan bahwa 7 persen tujuan ekspor Swiss adalah negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

"Negeri-negeri Muslim adalah pasar yang terus berkembang dan menjadi penting di masa-masa krisis," tulis Rellstab dalam pernyataannya.

Media massa di Swiss juga mengingatkan akan bahaya jika umat Islam menarik seluruh simpanannya di bank-bank Swiss sebagai balasan atas larangan menara masjid di negeri itu. Kemungkinan ini akan menimbulkan persoalan bagi perekonomian dalam negeri Swiss. (ln/zaman)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang