Merasa Terancam, Australia Perketat UU Anti-Teror

Pemerintah Australia menyatakan akan memperketat undang-undang anti-terorisnya dengan alasan Negeri Kanguru itu kini menghadapi "ancaman yang signifikan" dari sel-sel teroris yang tumbuh di dalam negeri Australia.
Jaksa Agung Robert McClelland mengatakan, undang-undang yang ada sekarang akan ditinjau kembali dan akan direvisi sehingga memberikan wewenang yang lebih besar bagi aparat kepolisian dalam menumpas terorisme, misalnya, polisi akan diberi kewenangan untuk melakukan penggeledahan tanpa surat perintah dari aparat berwenang, jika dirasa mengendus hal-hal yang mencurigakan seperti adanya, bom atau bahan-bahan biologi yang membahayakan.
"Apa yang terjadi beberapa minggu belakangan ini menunjukkan bahwa terorisme tetap menjadi ancaman yang riil dan signifikan bagi Australia dan kepentingan-kepentingan Australia baik di dalam maupun di luar negeri." kata McClelland.
Sebab itu pemerintah Australia merasa perlu memperketat undang-undang anti-terorismenya dan masalah ini sudah disampaikan McClelland ke parlemen federal untuk mendapatkan persetujuan, terutama soal aturan baru yang membolehkan polisi menyerbu rumah tersangka teroris tanpa harus menunggu persetujuan dari seorang hakim. Revisi undang-undang anti-teror Australia juga akan mempersulit seorang tersangka teroris dibebaskan dengan jaminan.
Seminggu sebelum rencana amandemen undang-undang anti-teror itu, polisi Australia mengklaim berhasil menggagalkan rencana serangan teroris dengan target basis-basis militer mereka. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Tentara Israel Diculik di Bandara Ben Gurion
Jumat, 14/08/2009 11:14 WIB - Anggota Parlemen London 'Ngamuk' Karena Harus Dipisah Dalam Pernikahan Islami
Jumat, 14/08/2009 10:35 WIB - Seorang Yahudi di Balik Tirai Woodstock
Jumat, 14/08/2009 07:06 WIB - Jika Amerika Terus Membunuh, Maka Kami Semua Menjadi Pejuang Taliban!
Jumat, 14/08/2009 06:06 WIB - Kembalinya Penindasan Intelektual di Irak
Kamis, 13/08/2009 15:56 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




