Mereka Didenda Karena Anaknya Tidak Ikut Kelas Renang

Para petugas di kota Basel, Swiss dikabarkan telah mendenda lima keluarga Muslim karena menolak untuk membiarkan anak perempuan mereka menghadiri kelas-kelas renang wajib di sekolah. Begitu laporan kantor berita Swiss, ATS.
Para orangtua itu menolak anak gadisnya mengikuti kelas renang itu dengan "alasan keagamaan." Anak gadis mereka sendiri semuanya berada di bawah 10 tahun. Kelas renang itu bercampur antara laki-laki dan perempuan, Christoph Eymann, kepala departemen pendidikan kota, mengatakan pada hari Kamis (29/7).
Dan ternyata anak gadis itu memilih untuk tidak sekolah daripada menghadiri kelas renang.
Eymann mengatakan bahwa Basel menawarkan kelas-kelas terpisah untuk anak-anak yang telah mencapai usia pubertas, tetapi bagi anak-anak yang masih belia, kelas campuran dibenarkan, berdasarkan konsultasi dengan organisasi-organisasi keagamaan.
Setiap orang tua kemudian didenda 350 franc ($ A380) per anak.
Jika pelanggaran itu diulang, denda baru bisa dikenakan lagi.
Hmm, padahal dalam Islam sudah disebutkan bahwa mengubar aurat sudah harus dihindari bahkan sejak masih usia dini. (sa/smh.com.au)
Lainnya (Arsip)
- Mahasiswa India 'Paksa' Dosen Wanita Harus Bercadar
Jumat, 30/07/2010 08:51 WIB - Dan Yahudi pun Memfatwakan Pakaian Wanita Yahudi Harus 'Tertutup'
Jumat, 30/07/2010 08:16 WIB - Julian Assange, Si Pemilik Situs WikiLeaks Yang Membocorkan Dokumen Rahasia Pentagon
Jumat, 30/07/2010 07:01 WIB - Ekonomi AS Masih Menggelepar
Jumat, 30/07/2010 05:47 WIB - Ketika Pasukan Asing Membunuh Lelaki Berusia 65 Tahun Di Afghanistan
Jumat, 30/07/2010 05:36 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




