Mesin-mesin Pembantai yang Dipakai Zionis Israel

Jumat, 09/01/2009 13:37 WIB | Arsip | Cetak

Tahukah Anda jika Israel merupakan “negara” yang sangat berbeda, karena Israel tidak pernah peduli dengan pertumbuhan ekonominya dan semata-mata hanya peduli dengan pertumbuhan kekuatan angkatan bersenjatanya. Hal ini merupakan keniscayaan berdasarkan data dan fakta yang ada. (Baca eramuslim digest edisi 8, The Satanic Finance)

Sebagai bangsa yang termiliterisasi, Israel banyak menggunakan peralatan perang canggih untuk menakut-nakuti atau menyerang musuh-musuhnya, termasuk membantai rakyat Palestina.

Banyak peralatan militer yang di pakai Zionis Israel untuk membantai rakyat Palestina, dan disini beberapa gambar mesin-mesin militer Israel yang digunakan untuk membantai rakyat Palestina di Gaza:

Tank Merkava

Tank merkava merupakan mesin perang yang utama yang digunakan Angkatan Pertahanan Israel. Tank ini, mampu memuat 4 awak manusia.

Spesification : Armament: Primary Armament 120 mm MG253 smoothbore gun: 48 rounds, LAHAT ATGM Secondary Armament 1 × 12.7 mm MG 2 × 7.62 mm MG 1 × 60 mm internal mortar 12 smoke grenades

Walau Tank Merkava kebanggaan Israel dan termasuk peralatan militer canggih, tapi tetap saja Merkava bisa dihancurkan - pada perang Israel melawan pasukan Hizbullah Libanon, Hizbullah berhasil menghancurkan tank-tank merkava ini

M 16 (F-16 Fighting Falcon)

Meskipun F-16 bernama resmi "Fighting Falcon", ia juga dikenal dikalangan penerbang sebagai "Viper". F-16 bermesin satu, pesawat terbang taktis multi-peran . F16 ini dilengkapi meriam M61 di sayap kiri , dan hampir selalu dilengkapi dua misil AIM-9. Versi yang lebih baru dapat dilengkapi dengan misil AIM-120 AMRAAM.

Spesification : Armament Guns: 1× 20 mm (0.787 in) M61 Vulcan gatling gun, 511 rounds Rockets: 2¾ in (70 mm) CRV7 Missiles: Air-to-air missiles: Air-to-ground missiles: Anti-ship missiles: Bombs: Combined Effects Munition Gator mine Sensor Fuzed Weapon Wind Corrected Munitions Dispenser Paveway-series laser-guided bombs general-purpose bombs nuclear bomb

*Foto-foto dari berbagi sumber(fq)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang