Mesir Blokade Gaza dengan Pagar Baja

Mesir mulai mengerjakan pembangunan pagar pembatas di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza atau sepanjang 10-11 kilometer. Pagar yang terbuat dari metal dan dibangun setinggi 18 meter dibawah permukaan tanah itu merupakan upaya Mesir untuk memotong jalur terowongan-terowongan bawah tanah yang dibuat warga Gaza.
Mesir menuding warga Gaza menggunakan terowongan-terowongan untuk menyelundupkan senjata, selain untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Seperti diketahui, warga Gaza membangun terowongan-terowongan itu kaena Israel masih memblokade mereka dengan menutup perbatasan sehingga warga Gaza terisolasi dan sulit mendapatkan kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Mesir dibantu oleh para teknisi dari militer Amerika dalam mendisain pagar metal yang dibangun di perbatasan Gaza itu. Pengerjaannya dilakukan secara rahasia, dimana pemerintah Mesir tidak mau memberikan keterangan atau konfirmasi mengenai pembangunan pagar yang targetnya selesai dalam waktu 18 bulan.
Laporan BBC menyebutkan bahwa pagar itu terbuat dari baja produksi pabrik di AS, dengan kualitas yang sangat kuat, tidak mudah dipotong, tidak gampang meleleh dan tahan ledakan bom. Sumber-sumber di Mesir mengatakan, pengerjaan pagar pembatas di sisi utara perbatasan Rafah sudah selesai sepanjang 4 kilometer dan kini para pekerja sedangan menyelesaikan pagar di sisi selatan.
Meski dirahasiakan, para petani di perbatasan selama beberapa minggu ini banyak yang melihat adanya kesibukan yang lain dari biasanya di dekat perbatasan. Mereka mengatakan, pohon-pohon banyak yang ditebang tapi hanya sedikit dari petani itu yang "paham" bahwa sedang ada pembuatan pagar pembatas di lokasi tersebut. (ln/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Organisasi Bagi Pria yang Dicerai Istri Didirikan di Mesir
Kamis, 10/12/2009 13:42 WIB - Surat Mantan Diplomat: "Jerman Harus Hentikan Dukungan Pada Israel"
Kamis, 10/12/2009 12:08 WIB - Presiden Perang Menerima Nobel di Norwegia
Kamis, 10/12/2009 12:08 WIB - Chomsky: AS dan Israel Lebih Berbahaya Ketimbang Iran
Kamis, 10/12/2009 10:42 WIB - PM Irak Memecat Kepala Keamanan Kota Baghdad
Kamis, 10/12/2009 10:21 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




