Mesir Deportasi Mahasiswa Muslim asal Chechnya

Jumat, 19/06/2009 11:31 WIB | Arsip | Cetak

Mesir mendeportasi empat mahasiswa asal Chechnya dengan tuduhan terlibat jaringan al-Qaida. Keempat mahasiswa Universitas Al-Azhar itu akan dideportasi ke Rusia. Salah satu mahasiswa adalah Mashkud Abdullaev, putera dari tokoh perlawanan Muslim Chechnya, Supyan Abdullaev.

Wakil Konsul Rusia di Mesir, Yusup Abakarov menyatakan ada masalah dalam keputusan deportasi itu tanpa menjelaskan lebih detik permasalahannya. Deportasi yang seharusnya dilaksanakan kemarin, ditunda dengan alasan tertinggal pesawat yang menuju Rusia.

Aparat berwenang di Mesir menampik penundaan itu karena adanya persoalan dalam keputusan deportasi dan menegaskan bahwa keempat mahasiswa tersebut tetap akan dipulangkan secara paksa. Termasuk Mashkud, yang disebut-sebut deportasinya dicabut.

Mashkud Abdullaev sudah menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo sejak tahun 2006. Ia ditangkap oleh aparat keamanan Mesir bersama 35 mahasiswa Rusia lainnya, kebanyakan asal Chechnya, Ingushetia dan Dagestan pada tanggap 27 Mei lalu. Para mahasiswa itu dituduh punya hubungan dengan jaringan al-Qaida, yang oleh pemerintah Mesir dituding sebagai dalang serangan bom di sebuah distrik pariwisata di Kairo bukan Februari kemarin.

Sejak peristiwa itu, aparat keamanan Mesir menggelar operasi penggeledahan dan penangkapan terhadap para mahasiswa asing yang kuliah di Universitas Al-Azhar. Para mahasiswa yang tertangkap berupaya meminta status pengungsi ke negara Azerbaijan, tapi keinginan itu ditolak oleh otoritas Mesir yang tetap mendeportasi mereka ke Rusia.

Yang menjadi persoalan, sesampainya di Rusia, para mahasiswa itu tidak lagi diketahui nasibnya dan diduga mengalami kekerasan di penjara-penjara Rusia. Organisasi hak asasi manusia yang menangani kasus ini, Amnesty Internasional menyatakan, empat mahasiswa yang dideportasi ke Rusia pada tanggal 9 Juni lalu langsung ditangkap dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui oleh petugas keamanan Rusia dan Chechnya.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang