Mesir: Hanya 100 Aktivis yang Boleh Masuk ke Gaza
Mesir setengah hati memberi ijin bagi para aktivis perdamaian dunia yang ingin masuk ke Jalur Gaza untuk menggelar aksi massa "Freedom Gaza March" dalam rangka memperingati satu tahun agresi brutal Israel ke Gaza dan menekan rejim Zionis itu untuk segera mengakhiri blokadenya di Gaza.
Mesir hanya membolehkan 100 dari 1.300 aktivis dari 40 negara yang sudah berkumpul di Kairo, melintasi perbatasan itupun setelah ribuang aktivis melakukan aksi mogok makan di depan kantor perwakilan PBB di Kairo sebagai protes atas penutupan perbatasan yang dilakukan Mesir. Negeri Piramid itu sengaja menutup perbatasan setelah para aktivis meminta ijin melintasi perbatasan untuk menggelar aksi massa di Gaza.
"Kami sedang melihat kemungkinan untuk mengijinkan mereka masuk ke Gaza dalam beberapa hari ini, tapi yang boleh masuk jumlahnya terbatas," kata Menlu Mesir, Ahmed Abul Gheit dalam keterangan persnya.
Ia menuding beberapa aktivis berkonspirasi untuk melawan Mesir dan aktivis-aktivis seperti itu tidak akan diperbolehkan masuk ke Gaza.
Sejumlah aktivis menerima tawaran Mesir, meski tidak terlalu puas. "Ini merupakan kemenangan buat kita, meski parsial. Paling tidak menunjukkan bahwa tekanan yang kita lakukan ada efeknya," kata Medea Benjamin, aktivis asal AS.
Menurut Benjamin, kementerian luar negeri Mesir memberi keleluasaan pada para aktivis itu untuk memilih 100 orang diantara mereka yang akan diutus ke Gaza. Mereka yang dipilih sudah meninggalkan Kairo pada Rabu (30/12) pagi. (ln/aby)
Lainnya (Arsip)
- Presiden AS Akui Kegagalan Sistem Keamanan dan Intelejen Penerbangan
Rabu, 30/12/2009 14:47 WIB - Tidak Cukup Dana, Muslim Denmark Gagal Bangun Masjid
Rabu, 30/12/2009 12:22 WIB - Muslim India Terpaksa Gunakan Nama Hindu
Rabu, 30/12/2009 12:21 WIB - Tentara Afghanistan Tembak Tiga Tentara NATO
Rabu, 30/12/2009 11:05 WIB - Pengungkap Rahasia Nuklir Israel Ditangkap Lagi
Rabu, 30/12/2009 10:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




