Mesir Klaim Temukan Lima Terowongan ke Wilayah Ghaza
.jpg)
Aparat keamanan Mesir mengklaim telah menemukan lima terowongan di utara perbatasan Rafah, yang digunakan untuk menyelundupkan bahan bakar dan barang-barang kebutuhan ke Jalur Ghaza.
Menurut keterangan seorang pejabat keamana Mesir, di dua dari lima terowongan itu terdapat pipa plastik sepanjang 850 meter, sebagai wadah untuk mengalirkan bahan bakar ke wilayah Ghaza, yang belakangan ini kekurangan bahan bakar akibat blokade Israel.
Salah satu terowongan, ditemukan berakhir di sebuah dapur dan dari dapur itu dipompa bahan bakar yang akan mengalir di pipa sepanjang terowongan tersebut. Di terowongan lainnya, ditemukan pompa dan sekitar 50 kaleng bahan bakar. Terowongan ini membentang di tengah perkebunan zaitun sepanjang 130 meter lebih dari perbatasan Rafah.
Tak ada orang yang tertangkap saat aparat Mesir menemukan terowongan tersebut, pada Senin (28/4) malam. Terowongan-terowongan itu adalah ikhtiar rakyat Ghaza untuk bertahan hidup dan mengatasi krisis makanan dan bahan bakar akibat blokade rejim Zionis Israel.
Israel selama ini menuding Mesir tidak cukup berbuat sesuatu untuk mengatasi penyelundupan senjata yang dilakukan warga Palestina lewat terowongan-terowongan bawah yang mereka gali dari Ghaza sampai ke wilayah Mesir. Namun Mesir membantah tudingan itu. (ln/presstv)
Lainnya (Arsip)
- Pemerintahan Bush "Rekayasa" Pengadilan Para Tersangka Terorisme
Selasa, 29/04/2008 16:04 WIB - Vonis Hukuman Mati untuk Informan Israel
Selasa, 29/04/2008 14:05 WIB - Iran Versus Barbie, Batman, Spiderman dan Harry Potter
Selasa, 29/04/2008 11:59 WIB - Denmark Perintahkan Seorang Lelaki Irak Ceraikan Salah Satu Isterinya
Selasa, 29/04/2008 11:20 WIB - Muslim Uighur Merasa Terasing di Tanah Airnya Sendiri
Selasa, 29/04/2008 10:34 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




