Mesir Larang Bantuan Masuk ke Gaza, Rela Wilayahnya di Masuki Israel
.jpg)
Sungguh ironi, Mesir yang notabene negeri Muslim dan mayoritas penduduknya Muslim, namun bantuan ke Gaza yang akan dibawa oleh Viva Palestina mereka tolak dan mereka persulit bahkan dengan alasan menjaga keamanan negara, pemerintah Mesir tega membangun tembok baja untuk menghalangi warga Gaza memasok barang-barang kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi dengan Israel yang jelas-jelas sering bikin ulah, pemerintah Mesir dengan sangat "rela" memberikan wilayahnya untuk dimasuki orang-orang dari Israel.
Tel Aviv, pada hari Rabu kemarin mengumumkan akan adanya kompetisi balap motor amatir terbuka untuk kaum muda Israel yang akan diselenggarakan pada musim semi berikutnya dan akan melibatkan gubernuran Selatan Mesir.
Sumber-sumber Israel mengatakan bahwa perusahaan motor Israel memutuskan untuk mengadakan kompetisi balap motor di wilayah Mesir pada periode antara 21-25 bulan Mei untuk mempromosikan sepeda motor baru buatan mereka dan untuk mendorong anak-anak muda Israel untuk membelinya.
Menurut rencana kompetisi yang akan berlangsung - akan melibatkan sekitar 16 pebalap Israel, dimulai dari kota Eilat Selatan, melalui Sinai, kota Kairo dan Giza Piramida, Farafra, dan berkakhir di selatan kota wisata Luxor, gurun Mesir sebelah Barat.
Sumber menambahkan bahwa biaya pendaftaran dalam kompetisi tersebut sekitar $ 1900, akan mencakup sarana subsistensi, akomodasi di hotel Mesir selama tiga hari, dan ditekankan bahwa para kontestan Israel akan mendapat perlindungan keamanan yang ekstra ketat oleh pihak keamanan Mesir, terutama polisi pariwisata.
Kompetisi sejenis pernah dilakukan oleh Israel yang melibatkan Mesir, dan kompetisi tersebut telah meningkatkan reaksi kemarahan rakyat dan parlemen Mesir.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Awas Israel Mengincar Organ Tubuh Warga Haiti !
Rabu, 20/01/2010 16:41 WIB - Data Pembunuhan Rakyat dan Tentara Mesir di Perbatasan Israel
Rabu, 20/01/2010 16:30 WIB - Iran Larang Warganya Berangkat Umroh
Rabu, 20/01/2010 16:29 WIB - Tak Ada Lagi Kebebasan Beragama di Kyrgyzstan
Rabu, 20/01/2010 12:31 WIB - Aafia Siddiqui: Anak-Anakku Disiksa ...
Rabu, 20/01/2010 11:02 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




